BRI Wonosobo Potong Dana Penerima BLT Yang Menunggak

Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 yang bersumber dari angaran Dana Desa (DD) tahun 2020, merasa dikecewakan Bank BRI Unit Wonosobo, Tanggamus.


Kepada kantor berita RMOLLampung, Wanjiri, satu dari 56 penerima BLT DD mengaku sangat kecewa dengan perlakuan BRI unit Wonosobo. Sebab, dianggap tanpa konfirmasi atau sepihak saja melakukan penarikan dana bantuan BTL miliknya selama dua bulan senilai Rp 1,2 juta.

Menurutnya, Kamis (18/6) 56 warga penerima BLT DD, menerima pembagian rekening dan kartu ATM dari Bank BRI di kantor pekon setempat.

Dia juga mengatakan belum sempat ia melakukan penarikan, Jumat (19/6) mendapat kabar dari temannya kalau uangnya bantuannya tidak bisa ditarik.

"Saya langsung mengecek di Bri Link Pekon Banjar Wonosobo, ternyata benar saldonya minus Rp 800 ribu, karena hari sudah sore, saya belum sempat mengkonfirmasi ke pihak Bank BRI unit Wonosobo," jelasnya, Minggu (21/6).

Dia mengatakan, dirinya memang mempunyai tunggakan pembayaran di bank tersebut. Menurutnya pihak harusnya tidak bisa sepihak melakukan pemotongan, sebab bantuan dari pemerintah untuk mengurangi beban masyarakat selama pandemi Covid-19 ini.

Dia berharap kepada pihak terkait, khususnya Bank BRI Unit Wonosobo, memberikan toleransi tunggakannya, dan bisa mencairkan uang bantuannya tersebut.

Evan salah satu penerima BlT DD tersebut. Dia mengatakan, belum menarik dana karena belum sempat.

"Setau saya penerima sudah ada yang yang melakukan penarikan, saldonya Rp 1.200.000 selama dua bulan," katanya.