Brimob Bantu Amankan Pelaku Bersajam Ngamuk di Stasiun Tanjungkarang

Pelaku dan sajam yang digunakan saat ngamuk di Stasiun Tanjungkarang/ Humas Polda Lampung
Pelaku dan sajam yang digunakan saat ngamuk di Stasiun Tanjungkarang/ Humas Polda Lampung

Personel Sat Brimob Polda Lampung Bripka Muazam membantu penangkapan pelaku pengrusakan dan pengancaman menggunakan pisau terhadap anggota pengamanan Kereta Api di wilayah Tanjungkarang, Kota Bandarlampung.


Kronologinya, tepat di area pintu masuk Stasiun Tanjungkarang telah terjadi perdebatan antara petugas PAM Boarding dengan seorang laki-laki yang hendak ke Kertapati memaksa untuk menaiki KA S8 Kuala Stabas relasi Tnk-Bta tanpa tiket.

Meski telah disarankan oleh petugas PAM Boarding bahwa syarat naik KA harus memiliki tiket,melakukan Rafid Tes Antigen dan Vaksin, namun orang tersebut tidak mau membeli tiket dan berontak ingin naik KA Kuala Stabas.

Penumpang tersebut dihalangi oleh petugas PAM dan di arahkan untuk keluar area Stasiun Tanjungkarang pada Sabtu (11/9) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Pukul 15.10 orang tersebut kembali ke Stasiun Tanjungkarang dan memasuki pintu depan Boarding Stasiun Tanjungkarang dengan membawa senjata tajam (pisau) serta menodongkan senjata tajam ke petugas PAM.

Ia berjalan ke arah ruang VIP dan menendang pintu kaca VIP Stasiun Tanjungkarang yang berada di dalam Stasiun sehingga kaca pecah.

Pelaku tersebut setelah memecahkan pintu kaca VIP, keluar ke arah depan Stasiun Tanjungkarang. Bripka Muazam yang berada di tempat itu membantu mengamankan pelaku. 

Komandan Sat Brimob Polda Lampung Kombes Wahyu Widiarso Suprapto menjelaskan bahwa kehadiran Brimob saat itu untuk memberikan rasa aman kepada para penumpang dengan menerapkan Prokes.