Bukan Hanya Kekerasan, Anak Juga Rentan Terpapar Covid-19 Varian Delta

Direktur Lada Damar Bandarlampung, Selly Fitriana/ Tuti
Direktur Lada Damar Bandarlampung, Selly Fitriana/ Tuti

Tidak hanya kasus kekerasan anak yang meningkat, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada anak juga mengalami peningkatan, terutama dengan adanya varian delta yang rentang menyerang anak.


Direktur Lada Damar Bandarlampung, Selly Fitriana mengatakan saat pandemi Covid-19, anak tidak hanya mengalami kekerasan, banyak juga anak yang harus kawin usia dini serta tingkat tertular Covid-19 juga tinggi. 

"Ini yang disebut darurat anak, apalagi sebentar lagi kita akan masuk ke peringatan hari anak nasional yang mana harapannya kondisi anak lebih baik, pemenuhan anak yang terpenuhi. Sehingga darurat anak ini harus segera ditangani oleh banyak pihak," kata Selly Fitriana, Kamis (1/7). 

Menurutnya, edukasi kepada orang tua dalam melindungi anak agar tidak terinfeksi Covid-19 perlu ditingkatkan, sehingga bisa meminimalisir terkonfirmasinya positif Covid-19. 

"Himbauan kita kepada orang tua mari kita memberikan pemahaman terhadap anak agar terhindar dari Covid-19," ujarnya. 

Lebih lanjut, Selly Fitriana mengatakan anak juga memiliki imun yang tinggi, sehingga tidak menutup kemungkinan anak bisa membawa atau menularkan Covid-19. 

"Yang lebih berbahaya inikan imun anak lebih tinggi dari pada lansia, nah takutnya anak juga menjadi pembawa atau orang yang menular virus Covid-19," jelasnya.