Bukan Lagi Sekretaris PDIP Lampung,  Mingrum Terancam Diganti Sebagai Ketua Dewan

Mingrum Gumay/ Faiza
Mingrum Gumay/ Faiza

Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay kini tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris DPD PDIP Lampung. Ia digantikan kader lainnya yang merupakan mantan Sekretaris Daerah Lampung, Sutono. 


Tak masuk dalam struktur KSB (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) PDIP, dinilai Pengamat Politik Unila, Darmawan Purba, bisa mengancam jabatan Mingrum di DPRD. 

"Bisa saja jabatan di ketua DPRD juga dievaluasi, menimbang adanya ketentuan dan kecenderungan di internal PDIP yang memprioritaskan kader yang menjabat Ketua, Sekretaris dan Bendahara," kata dia, Minggu (28/11).

Ia melanjutkan, adanya penggantian jabatan di tubuh DPD memang bisa saja karena partai butuh penyegaran. Tapi bisa juga, merupakan proses evaluasi kinerja pengurus partai di tingkat provinsi dalam rangka persiapan pemilu 2024.

"Pak Sutono adalah tokoh etnis terbesar di Lampung, yakni Jawa yang memiliki pengalaman birokrasi yang sangat mumpuni untuk membantu manajemen partai, punya kemampuan merangkul banyak pihak dan loyal," tambahnya. 

Namun, pengamat politik Unila lainnya, Budi Kurniawan menilai, masih terlalu dini untuk menyimpulkan Mingrum akan diganti sebagai Ketua Dewan. 

"Masih terlalu dini itu tapi kalau dia gak dianggap loyal ya bisa jadi, karena patronasi masih kuat di partai seperti PDIP," jelasnya.

Ketika dikonfirmasi kepada para petinggi PDIP di Lampung, mereka kompak enggan memberikan keterangan. Mereka mengatakan, keterangan PDIP satu suara lewat Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Politik Yanuar Irawan. 

Namun, sejak kabar Mingrum diganti Sutono, Yanuar juga bungkam. Pesan yang dikirimkan Kantor Berita RMOLLampung tidak dibalas meski pesan tersebut sudah dibaca dan panggilan telepon tidak dijawab meski tersambung. 

Tapi teranyar, Yanuar menjawab pesan Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (28/11) pagi. Ia mengatakan, PDIP akan mengadakan konferensi pers di Kantor DPRD Lampung, Senin (29/11) besok. 

"Hari senin, kita konferensi pers ya di DPRD," singkatnya.