BUMD Tanggamus SPBU Talaganing, Ibarat Penyakit Sudah Komplikasi

Direktur PT AUTJ Imron Saleh/ ist
Direktur PT AUTJ Imron Saleh/ ist

Direktur PT. Aneka Usaha Tanggamus Jaya (AUTJ) Imron Saleh membeberkan penyebab Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Nomor 24.353.91 Talaganing Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus sering tutup.


Salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Tanggamus itu sering tutup dikarenakan banyak faktor. Ibarat penyakit, sudah komplikasi. 

"Kerap terjadi keterlambatan pengiriman dari Depo Pertamina Panjang, karena kurangnya armada serta adanya kelangkaan BBM jenis solar," jelasnya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (7/1). 

Akibatnya, berdampak kepada menurunnya pendapatan, sementara beban operasional tetap berjalan. Hal itu berpengaruh pada cashflow perusahaan.

"Ditambah SPBU mendapat komplain karena kelebihan pengiriman BBM jenis solar dan premium, yang mengakibatkan terblokir sejak 20 November sampai dengan 3 Desember 2021. Dan diitambah keterbatasan Delivery Order (DO)," jelasnya. 

Faktor lain penyebabnya adalah karena penyertaan modal dari Pemkab Tanggamus, yang telah dianggarkan melalui APBD tahun 2021 tidak jadi diterima, karena refocusing dampak pandemi covid-19.

Padahal rencananya penyertaan modal tersebut akan digunakan untuk peningkatan kemampuan produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Wayku, yang merupakan salah satu unit usaha PT Aneka Usaha Tanggamus Jaya.

Dikatakannya, dari awal tahun 2021 sebagian modal atau Cashflow di SPBU Talaganing dialokasikan ke unit Usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Wayku. Walaupun secara keseluruhan di tahun 2021 PT. AUTJ masih mengalami kerugian. 

Namun untuk unit Usaha AMDK perlahan sudah mengalami peningkatan. "Kami sedang berupaya agar intensitas penjualan BBM di SPBU 91 Talaganing segera bisa normal kembali," jelasnya. 

Imron menjelaskan, selain melayani konsumen kendaraan, mereka juga melayani kebutuhan nelayan dan petani. Dan itu jelas mekanismenya, termasuk membackup kebutuhan operasional Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus.

"Jadi tidak benar kalau dikatakan SPBU Talaganing lebih mengutamakan pengecor," ujarnya.