Bunda Eva: Pesisir Ditata Tanpa Ada Penggusuran

Bunda Eva kampanye dengan disiplin protokol kesehatan Covid-19 di Bumiwaras/Foto Ist
Bunda Eva kampanye dengan disiplin protokol kesehatan Covid-19 di Bumiwaras/Foto Ist

Jika terpilih jadi wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana mengatakan tak akan menggusur permukiman warga dalam penataan kawasan pesisir.


"Tak ada satu rumahpun yang akan tergusur," ujar Bunda Eva, panggilannya, pada kampanye keduanya di Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumiwaras, Minggu (27/9).

Diyakininya lagi, selama suaminya memimpin dua periode Kota Bandarlampung, Herman HN tak pernah menggusur warga sepanjang pesisir Kota Bandarlampung.

Bunda Eva menyadari dalam penataan pesisir kerap identik dengan penggusuran. 

Namun, jika mendapatkan amanah jadi wali kota, dia menjamin tak ada penggusuran terhadap warga yang tinggal di pesisir.

"Penataan yang nantinya akan dilakukan justru bertujuan agar kehidupan warga pesisir lebih baik, kesejahteraan maupun infrastruktur," ujarnya.

Mudah-mudahan, dengan sentuhan tangan dingin seorang ibu, permukiman warga pesisir akan lebih baik, kata Bunda Eva yang dalam kampanyenya menerapkan prokes Covid-19.

Bunda Eva juga menyampaikan sejumlah program unggulan Herman HN yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat selama ini, antara lain pendidikan gratis melalui program bina lingkungan (biling).

Yang lain, misalnya, pelayanan kesehatan gratis, ujarnya.

Kedepankan Prokes

Eva Dwiana-Deddy Amarullah akan memaksimalkan kampanye tatap muka meskipun massa yang hadir terbatas hanya 50 orang.

"Kita tetap akan memaksimalkan kampanye tatap muka ini meskipun hanya sedikit orang yang datang karena harus sesuai protokol kesehatan Covid-19," katanya.

Menurutnya, walaupun sedikit warga yang datang, namun dirinya tetap optimistis bahwa mereka yang berada di lokasi kampanye akan menyebarluaskan informasi terkait visi misinya.

"Sesuai arahan KPU dan Bawaslu serta Satgas Covid, kampanye menerapkan protokol kesehatan dengan menyiapkan pengukur suhu, masker dan sarung tangan plastik buat warga," ujarnya.

Dia juga mengkampanyekan dan mengajak warga untuk patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

"Sesuai arahan DPP PDIP, kita juga memberikan pengertian kepada masyarakat pentingnya cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak saat masa pandemi ini," kata dia.

Dia minta doa kepada masyarakat agar setiap tahapan kampanye yang dilakukannya bersama calon wakil wali kotanya dapat berjalan dengan lancar di masa pandemi Covid-19.

"Saya minta doanya agar semua berjalan dengan lancar dan diijinkan melanjutkan program-program kerakyatan wali Kota Bandarlampung saat ini," kata dia.

Kemarin, Sabtu (26/9), Bunda Eva bersama pasangan calon wakilnya, Deddy Amarullah, kampanye perdananya di Zona I, tepatnya di Kelurahan Pidada Kecamatan Panjang.

"Kampanyenya dengan peserta yang terbatas berupa penyampaian program-program yang akan dikerjakan ke depan," kata Wiyadi kepada Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (26/9).

Diketahui, masa kampanye akan berlangsung selama 71 hari dimulai sejak hari ini, 26 September hingga 5 Desember. Zona yang telah ditentukan meliputi

Zona 1 meliputi Kecamatan Telukbetung Selatan, Telukbetung Utara, Telukbetung Barat, Telukbetung Timur, Bumi Waras, dan Panjang.

Kemudian Zona 2 meliputi Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Barat, Tanjungkarang Timur, Enggal, Langkapura, Kemiling, dan Kedamaian.

Dan Zona 3 meliputi Kecamatan Tanjungsenang, Wayhalim, Labuhanratu, Kedaton, Rajabasa, Sukarame, dan Sukabumi.