Bunda Eva Usahakan SMA/K Kembali Dikelola Kabupaten/Kota

Bunda Eva kampanye di Durianpayung/Foto Ist
Bunda Eva kampanye di Durianpayung/Foto Ist

Eva Dwiana, calon wali Kota Bandarlampung nomor urut tiga mengatakan akan memperjuangkan keinginan warga agar pengelolaan SMA/K kembali ke kabupaten/kota.


“Waktu pengelolaan SMA/K dipindahkan ke provinsi bukan saja warga yang sedih, Bunda dan Pak Herman juga sedih," katanya pada kampanyenya di Kelurahan Durian Payung, Tanjungkarang Pusat, Senin (2/11).

Bunda Eva, panggilannya, yang berpasangan dengan Deddy Amarullah mohon dukungan warga Kota Bandarlampung agar harapan tersebut bisa diperjuangkannya.

"Jika Bunda terpilih menjadi walikota akan mengembalikan pengelolaan SMA/K kembali ke kabupaten/kota,” ujarnya disambut tepuk tangan para peserta kampanye.

Wisata Kuliner 

Dia juga menargetkan Kota Bandarlampung menjadi tempat wisata kuliner. “Saat ketua Dekranasda, Bunda banyak memberikan pelatihan untuk para pengusaha UKM,” katanya di Jl.Jati Baru, Gang H. Hamdan.

Jika terpilih menjadi wali kota, dia akan meningkatkan jumlah peserta yang ikut pelatihan. Target, tiga orang tiap RT, katanya. Tiap kecamatan, ada sentra-sentra industri kecil, katanya.

“Kalau soal pemasarannya, kita akan bantu dengan melibatkan hotel-hotel yang cukup banyak di Kota Bandarlampung ini,” ungkapnya.

Pembangunan Dan Kesejahteraan

Bunda Eva juga memaparkan komitmennya terhadap peningkatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Dia aka   ningkatkan semua yang telah dilakukan wali kota dua periode, Herman HN.

Dia bersama Deddy Amarullah akan mengembangkan potensi ekonomi keluarga agar mampu bertahan dalam krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan saat ini.

"Untuk biaya pendidikan dan kesehatan yang telah dirintis wali kota sebelumnya, masyarakat tetap tak perlu dipusingkan, Bunda akan lanjutkan dan tingkatkan," kata isteri petahana tersebut.

Bunda Eva juga akan terus memperjuangkan kesejahteraan buruh dan tenaga kerja dengan cara meningkatkan UMK dan memfasilitasi pengusaha untuk berinvestasi.