Bupati Dendi Ikuti Sosialisasi IKKD Tahun 2022

Bupati Dendi Ikuti Sosialisasi IKKD Tahun 2022/ Ist
Bupati Dendi Ikuti Sosialisasi IKKD Tahun 2022/ Ist

Pemkab Pesawaran mengikuti sosialisasi Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD) Tahun 2022 di Hotel Horison Bandar Lampung.


Sebagai narasumber pada kegiatan tersebut Kepala Pusat Litbang Otda Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI Akbar Ali dan B. Marlon H Naibaho.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan, sesuai Permendagri No. 38 Tahun 2020, tentang Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD) Menteri Dalam Negeri perlu melakukan penilaian terhadap kepemimpinan kepala daerah, sehingga untuk melakukan penilaian terhadap kepemimpinan kepala daerah, dan perlunya menetapkan indeks kepemimpinan suatu kepala daerah.

"Sosialisasi IKKD ditujukan guna mengukur dan menilai kepemimpinan Kepala Daerah, yang mana indeks ini akan menetapkan para pemimpin daerah terbaik yang terdiri dari Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, yang nantinya para pemimpin yang dinilai baik tersebut akan memperoleh penghargaan berdasarkan kinerja yang diterapkannya di daerah masing-masing," kata Dendi, Jumat (10/6).

Dikatakannya, sosialiasi mengenai IKKD ini sangat baik untuk diselenggarakan, mengingat, dalam sosialisasi tersebut terdapat ilmu kepemimpinan yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas selaku Kepala Daerah.

"Ini menyangkut seorang leadership, ada indikasi penilaian dari OPD-OPD, begitu Bupatinya semangat tapi kalau OPD nya jalan ditempat, maka tidak ada suatu inovasi yang baru dimunculkan, maka dari itu saya meminta kepada seluruh peserta yang mengikuti acara ini dapat mengikuti dengan serius, sehingga memperoleh ilmu-ilmu yang dapat digunakan demi kemajuan Pesawaran," ujarnya.

Dendi juga menekankan agar para ASN, terutama para Kepala OPD dan Camat agar terus mengutamakan rasa tanggung jawab, sehingga target yang ingin dicapai dapat terselesaikan melalui berbagai inovasi yang kreatif.

"Tanggung jawab kita sebagai pejabat, ini yang harus ditekankan, tanamkan dalam hati kita, jangan acara-acara hanya seremoni, tapi capaian-capaian tidak pernah kita dapatkan, hal ini merupakan bentuk tanggung jawab kita terhadap masyarakat Bumi Andan Jejama," kata dia.

Menurutnya, pada acara tersebut juga ada beberapa masukan yang diberikan kepada Pemkab Pesawaran, diantaranya bagaimana membangun hubungan pemerintahan, sosial politik yang baik dengan seluruh stakeholder yang ada.

"Karena yang menilai kepemimpinan Kepala Daerah tidak hanya dari internal dan kementerian saja, tetapi ada penilaian dari akademisi, para dunia usaha, pelaku UMKM, kalangan media, masyarakat maupun Civil Society. Dan dari penilaian tersebut ada tiga dimensi yang dinilai, kinerja kepemimpinan birokrasi, kinerja kepemimpinan politik dan kinerja kepemimpinan sosial," pungkasnya.