Calon Jemaah Berharap Ibadah Haji 2022 Tidak Ditunda Lagi 

Sosialisasi KMA Nomor 660 Tahun 2021/ Ist
Sosialisasi KMA Nomor 660 Tahun 2021/ Ist

Dua tahun ditunda karena pandemi Covid-19, calon jemaah haji Kota Bandarlampung berharap pada pemerintah agar pelaksanaan ibadah haji tahun 2022 tidak ditunda lagi. 


Mewakili jemaah haji lainnya, Sugiono menyampaikan hal itu dalam sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 Tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M, di Kantor Kemenag Bandarlampung, Selasa (28/9).

Menurut Sugiono, para jemaah sudah tidak sabar ingin menuju tanah suci. Sehingga, ia dan calon jemaah haji lainnya berharap DPRD bisa meneruskan aspirasi ini ke pemerintah.

“Bisakah DPRD menekankan pada pemerintah dan mengupayakan agar haji di tahun 2022 tidak tertunda kembali?” tanya Sugiono.

Anggota Komisi IV DPRD Bandarlampung Sofyan Sauri dari PKS mengatakan, akan membahas hal ini ke Fraksi PKS di DPR RI agar mendorong pemerintah untuk bisa melaksanakan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022.

“Nantinya melalui fraksi PKS untuk melakukan lobi-lobi ke kerajaan Arab Saudi dan pemerintahannya agar jamaah indonesia di izinkan masuk melaksanakan ibadah haji di tahun 2022,” kata Sofyan. 

Sofyan meminta calon jamaah haji untuk tetap sabar dan banyak berdoa, agar pandemi Covid-19 cepat berakhir dan Indonesia kembali diizinkan untuk memasuki Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun 2022.

Sosialisasi KMA Nomor 660 Tahun 2021 ini dihadiri 100 orang yang terdiri dari petugas haji, KBIH, kepala KUA se Bandarlampung, penyuluh agama, dan beberapa perwakilan jamaah haji yang tertunda keberangkatannya. 

Hadir pula perwakilan Komisi IV DPRD yang berbicara terkait tugas dan fungsi DPRD kota di bidang agama.