Calon Penerima Pengadaan Perumahan di Kuripan Kota Agung Bisa Dibatalkan

Kabid Penyediaan Perumahan Dinas PUPR Tanggamus, Ariyuda/ Zairi
Kabid Penyediaan Perumahan Dinas PUPR Tanggamus, Ariyuda/ Zairi

Carut marut pendataan calon penerima Program Pengadaan Perumahan Kategori Pembangunan Baru tahun 2022, di Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung mendapat tanggapan Bidang Penyediaan Perumahan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Kabupaten Tanggamus.


Kepala Bidang (Kabid) Penyediaan Perumahan Dinas PUPR Tanggamus, Ariyuda mengatakan, Kelurahan Kuripan mendapat kuota pengadaan perumahan ketegori PB sebanyak 67 unit rumah. Adapun nama calon penerima bantuan itu berdasarkan surat keputusan Bupati Tanggamus. 

Untuk saat ini masih dalam tahap pendataan dan verifikasi berkas, artinya semua nama yang diusulkan masih bisa berubah jika tidak memenuhi syarat seperti masyarakat berpenghasilan rendah, sudah berkeluarga, memiliki KTP dan Kartu Keluarga, belum memiliki rumah sendiri dan memiliki lahan sendiri.

"Bagi calon penerima yang tidak memenuhi sarat akan diputus sebagai calon penerima setelah dilakukan verifikasi oleh kelurahan yang bersangkutan, jadi tidak benar kalau kedua calon penerima yang sudah didata oleh kelurahan kuripan tersebut gagal sebagai penerima atas kehendak kami," Jelasnya kepada kantor berita RMOLLampung, Selasa (1/3).

Ariyuda menjelaskan, program tersebut rencananya akan direalisasikan bulan Agustus 2022 mendatang. Untuk besaran nilai penerima manfaat PB sebesar Rp21.600.000 (Dua puluh satu juta enam ratus ribu rupiah) dengan rincian Rp 20 juta berasal dari Dana Alokasi Khusus yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ditambah dana sharing dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tanggamus, sebesar Rp1.600.000. Untuk pembelian material sebesar Rp19 juta dan untuk ongkos tukang sebesar 2,6juta.

Dikatakannya, dalam proses pengurusan adminitrasinya, tidak ada pungutan biaya atau gratis termasuk untuk pengadaan materai. Karenanya diharapkan bagi calon penerima bantuan program PB jangan takut dengan ancaman oknum pengurus, yang mengantikan namanya keorang lain sebagai penerima dengan alasan tertentu.

"Ke depan bidang penyediaan perumahan akan membuka saluran pengaduan. Calon penerima silahkan melapor jika ada pungutan dan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan ketentuan, kerahasian pelapor akan dijamin," ungkapnya.