Cegah dan Tangani TPPO di Lampung, LAdA Damar Lakukan Pertemuan Tim Satgas

Pertemuan Tim Satgas TPPO Provinsi Lampung/Ist
Pertemuan Tim Satgas TPPO Provinsi Lampung/Ist

Lembaga Advokasi Anak (LAdA) Damar menginisiasi pertemuan dengan tim Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Provinsi Lampung untuk mencegah TPPO. Pertemuan yang berlangsung di Hotel Emersia dihadiri 35 orang.


Pertemuan juga mengundang Kepala BP2MI Lampung Ahmad Salabi, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Provinsi Lampung Budi Setiawan dan Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung Fitrianita Damhuri. 

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Aprilliati mengatakan upaya yang dilakukan legislatif provinsi Lampung yakni telah mengagendakan Raperda tentang perlindungan PMI. 

"Semoga dapat disahkan menjadi Perda pada akhir tahun ini. Sehingga apa yang dilakukan hari ini dapat kita sinergikan kedepannya," kata Aprilliati, Kamis (24/6). 

Budi Setiawan menambahkan upaya yang dilakukan Disnaker yakni telah meluncurkan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) untuk perlindungan dan penanganan PMI di Lampung. 

"Dalam pelayanan kita akan melibatkan lembaga terkait TPPO di Lampung, seperti BP2MI dan LAdA Damar," ujarnya. 

Sementara itu, Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal Rumah Sakit Bhayangkara Provinsi Lampung, Andriyani mengusulkan untuk membuat perjanjian kerjasama dengan lembaga terkait. 

“Kami berharap adanya MoU antara Rumah Sakit Bhayangkara Provinsi Lampung dengan lembaga pemberi layanan baik terkait TPPO dan kasus kekerasan (terhadap perempuan dan anak) lainnya,” jelasnya. 

Berbagai inovasi dan strategi dalam perlindungan PMI telah banyak dibagi oleh anggota Tim Satgas TPPO Provinsi Lampung. Direktur LAdA Damar, Sely Fitriani berharap agar pertemuan lanjutan dapat diselenggarakan juga oleh Tim Satgas TPPO lainnya. 

“Harapannya, akan ada pertemuan berkala yg diselenggarakan oleh Koordinator Tim Satgas TPPO Provinsi Lampung lainnya selain Dinas PPPA dan Perkumpulan - LAdA Damar sebagai salah satu upaya koordinasi TPPO,” ujarnya.