Cerita Bupati Sujadi Soal Terealisasinya Bendungan Way Sekampung

Bupati Pringsewu Sujadi saat menjadi narasumber dialog/ Nurul Ikhwan
Bupati Pringsewu Sujadi saat menjadi narasumber dialog/ Nurul Ikhwan

Kabupaten Pringsewu tidak memperoleh manfaat secara langsung dari bendungan Way Sekampung sebagai sumber perairan pertanian. Sebabnya,  letak geografis Pringsewu yang berada di dataran tinggi. 


Hal tersebut disampaikan Bupati Pringsewu Sujadi saat menjadi narasumber dalam acara Dialog Interaktif Luar Studio bersama Radio Republik Indonesia (RRI) Bandar Lampung.

Dengan tema "Harapan di Bendungan Way Sekampung" yang berlangsung di halaman Bendungan Way Sekampung Pringsewu, Rabu (6/10).

"Namun, secara umum manfaat tidak langsung yang rencananya akan dikembangkan yakni dengan manfaat dari potensi wisata air," kata Sujadi. 

Untuk itu, lanjut Sujadi, Pemkab Pringsewu membuka peluang kepada para investor yang ingin berinvestasi di sekitar wilayah Bendungan Way Sekampung.

"Sekarang masyarakat Kabupaten Pringsewu sedang merasakan euforia dengan adanya Bendungan Way Sekampung ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Ia menceritakan awal mula pembangunan Bendungan Way Sekampung. Awalnya, Ia menghadap Presiden RI Joko Widodo dengan membawa 2 (dua) lembar proposal yang disampaikannya hingga proses sampai terlaksananya pembangunan bendungan Way Sekampung.

Sementara, Kepala Balai Besar Bendungan Way Sekampung, Alexander pada dialog tersebut mengatakan, bahwa Presiden RI memang mempunyai program untuk membangun bendungan di seluruh Indonesia dalam rangka menunjang kebutuhan pangan pertanian. 

Bendungan Way Sekampung merupakan salah satu bendungan yang ada di Provinsi Lampung dengan kapasitas 70 juta meter kubik. Untuk anggaran pembagunan berasal dari APBN dengan nilai ±1,78 Triliun. 

“Ini menjadi kebanggan kita semua, karena ini merupakan proyek nasional program Presiden RI,” kata Alexander.

Alexander juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu yang telah merelakan tanahnya untuk pembangunan bendungan seluas 800 Ha ini. 

Dirinya meyakini bahwa pengorbanan yang diberikan oleh masyarakat untuk pembangunan ini sangat banyak manfaatnya.