Dana Hibah Belum Cair, Apdesi Tanyakan Ke Bupati Tanggamus

Ketua Apdesi Tanggamus, Zudarwansyah/ Zairi
Ketua Apdesi Tanggamus, Zudarwansyah/ Zairi

Dana hibah belum juga cair, Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Tanggamus segera pertanyakan langsung ke Bupati Dewi Handajani


Ketua Apdesi Tanggamus, Zudarwansyah didampingi Sekretaris Rusman mengatakan, sampai saat ini dana hibah tersebut belum ada kejelasannya. Padahal, proposalnya sudah diajukan sejak April 2021. 

Hal tersebut sudah mereka pertanyakan kepada Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pekon (Kabag Tapem) juga kepada Asisten Bidang Pemerintahan, Faturrahman. 

"Dana tersebut akan digunakan untuk keperluan kesekertariatan apdesi seperti, Gaji Staf, Pembayaran Listrik, Air PDAM dan lainnya yang sudah terlambat," jelasnya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (20/7).

Dirinya bersama sekretaris dan bendahara apdesi sudah menemui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menurut mereka untuk pencairannya harus mengunakan Nota Dinas dari Bagian Tata Pemerintahan Pekon Tanggamus

Melalui pesan WhatsApp, Kabag Tapem, Syarif Zulkarnain mengatakan, keterlambatan itu lebih disebabkan karena Nomenklatur Pekon sekarang berpindah dan menjadi kewenangan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). 

Selain dana hibah Apdesi ada juga Forum BHP dan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) yang sampai saat ini belum juga diproses.

"Nantinya ketiga lembaga tersebut akan berpatner dengan DPMD, tidak lagi dengan tata pemerintahan pekon, saat ini perbubnya sedang diproses. Tidak ada yang dilangar terkait masalah ini, namun kalau tetap kami proses secara etika tidak pas, karena semua sudah diambil alih dinas pemberdayaan masyarkat desa," demikian tutupnya.