Dari 4 Kecamatan Di Bandarlampung, Panjang Terbanyak Stunting

Komitmen menurunkan stunting di Kota Bandarlampung/ Tuti
Komitmen menurunkan stunting di Kota Bandarlampung/ Tuti

Pemerintah Kota Bandarlampung berkomitmen mencegah dan menurunkan kasus stunting. Meski, angka stunting di Bandarlampung belum menjadi permasalahan dibandingkan angka stunting nasional.


"Angka sunting di Bandarlampung hanya 5,2 persen, sementara Indonesia 18 persen. Tahun kemarin Bandarlampung 5,6 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan, Edwin Rusli usai rembuk stunting, Selasa (4/5). 

Kasus stunting tersebut diantaranya terdapat di empat kecamatan wilayah Bandarlampung yaitu Tanjungkarang Barat, Telukbetung Timur, Kedaton, dan Panjang.

"Daerah Panjang yang paling banyak kasus stuntingnya, dalam satu kecamatan ada tiga atau empat kelurahan ada kasus stunting," jelasnya. 

Menurutnya, pencegahan stunting dapat dilakukan dengan pemenuhan gizi bagi anak mulai saat dalam kandungan hingga berumur 5 tahun. 

"Kalau anak yang telah kena stunting akan diberikan gizi yang cukup, kalau untuk ukuran tubuh agak susah kita," ujarnya.