David: Ajukan Prapradilan, Penahanan Samsul Tak Sah

David Sihombing/Foto Ist
David Sihombing/Foto Ist

David Sihombing & Partners mengajukan praperadilan atas penahanan tersangka pelanggaran UUITE dan KUHP oleh kepolisian terhadap Samsul Arifin.


"Penetapan tersangka berdasarkan SP Sidik No.SP.Sidik/50/II/2013/Ditreskrimsus tertanggal 15 Februari 2013 itu tidak sah," kata David kepada RMOLLampung, Rabu (30/9).

Menurut David, tuduhan terhadap kliennya penuh kejanggalan karena hanya berdasarkan pesan singkat yang dikirim kepada pelapornya, Napoli, tidak disebarluaskan.

Sehingga, katanya, tuduhan pelanggaran Pasal 27 Ayat (3) jo Pasal 45 Ayat (1) UU No.11 Tahun 2008 tentang UUITE dan Pasal 310 KUHP tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat.

PN Tanjungkarang akan menggelar sidang perdana prapradilan oleh Samsul pada Selasa depan (6/10). David memasukan prapradilan Senin lalu (29/9).

"Perkara atas nama Syamsul Arifin harus dihentikan dan memohon hakim untuk memerintahkan pemulihan harkat dan nama baik tersangka," kata David.

Kasi Penkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan mengatakan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung telah menunjuk tiga jaksa terkait kasus ini.

Menurut Andrie, Syamsul Arifin ditetapkan kepolisian sebagai tersangka terkait UUITE dan pencemaran nama baik melalui alat komunikasi. 

Dipaksakan

David Sihombing mencium adanya indikasi pemaksaan penangkapan terhadap kliennya. "Sepertinya, ada kasus besar di balik ini," ujarnya, Rabu (23/9).

Saat ramai kasus aset Alay, Syamsul Arifin yang juga advokat ditangkap atas kasus perbuatan tak menyenangkan tujuh tahun lalu dengan seorang pengusaha.

Saat diserahkan pihak kepolisian kepada kejaksaan, Syamsul Arifin mengatakan tidak seru jika berbicara dengan media saat ini. "Nanti, tunggu di ruang sidang," katanya.

Cybercrime Direktorat Reserse Krimsus Polda Lampung menangkap Syamsul Arifin di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa sore (22-9). 

Usai dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung, Syamsul dibawa kembali untuk ditahan sambil menunggu proses administrasi ke Kejari Bandarlampung.