Dengan 29 JMSI Daerah, Hendry CH Bangun Kawal JMSI Ke Dewan Pers

Teguh Santosa dan Mahmud Marhaba secara khusus menemui Hendry Ch. Bangun soal rencana pendaftaran JMSI ke Dewan Pers, Jumat lali (28/8).
Teguh Santosa dan Mahmud Marhaba secara khusus menemui Hendry Ch. Bangun soal rencana pendaftaran JMSI ke Dewan Pers, Jumat lali (28/8).

Tokoh pers Hendry Ch. Bangun akan mengawal pendaftaran Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) ke Dewan Pers di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, pertengahan bulan depan. 

"Saya akan mengawal pendaftaran JMSI sebagai konstituen Dewan Pers. JMSI adalah aset kita untuk membangun ekosistem pers yang sehat dan profesional,” ujar Hendry.

Mantan Sekjen PWI itu mengikuti proses kelahiran JMSI pada Hari Pers Nasional (HPN) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 8 Februari 2020.

Sehingga, Hendry paham dengan tekad para pegiat JMSI. Dia memuji semangat dan spirit egalitarian yang para pendirinya.

Teguh Santosa dan Mahmud Marhaba secara khusus menemui Hendry Ch. Bangun soal rencana pendaftaran JMSI ke Dewan Pers, Jumat lalu (28/8).

Keduanya mengatakan semua syarat menjadi konstituen Dewan Pers telah lebih dari cukup. JMSI kini telah memiliki kepengurusan aktif di 29 provinsi.

"Insya Allah, pertengahan September, kami bersama sejumlah pengurus daerah JMSI, Dewan Pembina, dan Dewan Pakar akan mendaftarkan organisasi ini,” ujar Teguh Santosa.

Mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan duduk sebagai ketua Dewan Pembina, dan anggota Dewan Pers Agung Darmajaya menjadi ketua Dewan Pakar.

Mahmud Marhaba telah juga berkomunikasi dengan anggota Dewan Pers yang juga Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers, Ahmad Djauhar. 

“Alhamdulillah, Mas Ahmad Djauhar juga menyambut baik rencana pendaftaran JMSI dan akan membantu dalam prapendaftaran pekan depan," ujar Mahmud Marhaba.

Bagaimanapun, sambungnya, upaya menciptakan ekosistem pers yang sehat dan profesional adalah pekerjaan rumah yang harus melibatkan stakeholder.

JMSI juga telah memohon restu secara langsung kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua KPK Komjen Firli Bahuri, Ketua Bawaslu Abhan, Kapolri Jenderal Idham Aziz yang diwakilkan Direktur Tindak Pidana Siber Brigjen Slamet Uliandi, dan Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Rommy Fibry.

Dengan berbagai lembaga itu, masih kata Mahmud Marhaba, pihaknya akan mengerjalan sejumlah program strategis.

Munas 1 JMSI

JMSI telah menggelar Musyawarah Nasional I secara virtual pada 29 Juni lalu. Plt. Ketua JMSI Jakarta, Teguh Santosa, terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum.

Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2013-2018 didampingi tokoh pers Gorontalo Mahmud Marhaba.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang membuka Munas I JMSI pada 23 Juni lalu.

"Alhamdulillah, di tengah pandemi Covid-19, kami memanfaatkan kemajuan teknologi buat menggelar berbagai pertemuan secara virtual," kata Teguh.

Sebelum munas, sejak Mei lalu, JMSI menggelar serangkaian acara secara virtual seperti dialog virtual dengan Duta Besar RI di RRC, Korea Selatan, dan Vietnam.

Dialog virtual tersebut membahas pengalaman masing-masing negara menghadapi pandemi Covid-19, kata Teguh, mantan Wakil Presiden Confederation of ASEAN Journalists (CAJ).

Sehari menjelang puncak Munas I, JMSI menyelenggarakan Lomba Baca Puisi Virtul Wartawan se-Indonesia.

Lomba Baca Puisi Virtual dan Munas 1 JMSI secara virtual memecahkan rekor oleh Museum Rekor Indonesia-Dunia (MURI).

Kedua piagam diserahkan oleh pendiri MURI, Jaya Suprana, juga secara virtual.

"Kunci dari semua ini adalah semangat dan keinginan kuat teman-teman daerah untuk memiliki organisasi profesional yang memayungi media siber di tanah air,“ sambung mantan Wakil Presiden Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) itu lagi.