Desember 2021, Unila Ajukan Bekas PTN-BH ke Kemendikbud Ristek

Prof. Karomani memimpin rapat/ Ist
Prof. Karomani memimpin rapat/ Ist

Universitas Lampung (Unila) berencana mengajukan berkas menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) ke Kemendikbud Ristek pada Desember mendatang. 


"Pengajuan berkas disampaikan ke Kemendikbud Ristek pada Desember 2021," kata Rektor Unila, Prof Karomani saat memimpin rapat koordinasi Unila menuju PTN-BH di Ruang Sidang Utama Lantai 2 Rektorat, Selasa (2/11). 

Menurutnya, perubahan status Unila dari PTN-BLU menjadi PTN-BH akan membuka ruang untuk lebih otonom dalam bidang akademik, maupun melakukan berbagai kerja sama.

"Aktivitas lain seperti proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat juga bisa ditingkatkan dan dikembangkan," ujarnya. 

Prof Karomani juga memaparkan data eksisting institusi sebagai bahan penunjang kelayakan Unila menuju PTN-BH, seperti kenaikan PNBP Unila dari tahun 2017 yang berangsur naik sebesar 40,67 persen, penambahan program studi terakreditasi A menuadi 39 prodi dan guru besar yang dimiliki Unila juga telah meningkat. 

"Unila juga berada pada posisi 10 besar pemeringkatan 4ICU, 10 besar peringkat Scimago Institutions Rankings, 14 besar peringkat Times Higher Education (THE) World University Rankings, dan peringkat Sinta 22 nasional," jelasnya.

Untuk itu, Prof Karomani mengajak seluruh sivitas akademika Unila untuk kompak dan bersinergi mewujudkan cita-cita tersebut pada tahun 2023.

“Saya tadinya mencanangkan usulan PTN-BH Unila di awal tahun 2023, karena sepertinya sulit mendongkrak angka-angka akreditasi. Tapi setelah melihat data-data eksisting dan juga hasil studi banding ke UNP dan Unand, kepercayaan diri saya muncul. Kita harus optimistis,” ujarnya.