Dewan Kota Dukung Simulasi PTM SMP, Ini Syaratnya

Sekretaris Komisi IV DPRD Bandarlampung Ali Wardana/ Faiza Ukhti
Sekretaris Komisi IV DPRD Bandarlampung Ali Wardana/ Faiza Ukhti

Pemerintah Kota Bandarlampung berencana melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di tiga sekolah yakni SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 6 yang akan pada pekan depan.


Simulasi PTM dilakukan sebagai bahan valuasi agar pelaksanaan PTM nantinya lebih aman.

Sekretaris Komisi IV DPRD Bandarlampung Ali Wardana mengaku mendukung pelaksanaan simulasi ini. Pasalnya, sudah banyak orang tua yang ingin anaknya masuk sekolah.

Namun, karena kondisi Bandarlampung masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sehingga diperlukan persiapan menghadapi pengumuman perpanjangan PPKM selanjutnya. 

"Mudah-mudahan PPKM Level 4 di Bandarlampung selesai tanggal 6 September. Sebelum itu, perlu persiapan yang harus dilakukan baik oleh pemkot maupun oleh wali murid," kata dia, Senin (30/8).

Pasalnya, ia tidak ingin setelah keluar dari PPKM Level 4 sekolah di Bandarlampung langsung menerapkan PTM. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di sekolah. 

Sehingga Komisi IV, lanjutnya, jauh-jauh hari meminta Dinas Pendidikan Kota untuk memastikan protokol kesehatan disiapkan dengan baik di tiap sekolah. Sumber pendanaan bisa menggunakan dana BOS, katanya. 

"Makanya kami minta Dinas Pendidikan untuk percobaan terlebih dahulu, ketika hasilnya baik maka kita bisa melakukan PTM," katanya. 

Sekolah yang dicoba untuk PTM dipilih yang gurunya sudah divaksin. Menurutnya, yang memiliki data vaksinasi guru adalah Dinas Pendidikan sehingga mereka yang membuat keputusan. 

"Jadi kami minta ke dinas, sekolah mana yang gurunya sudah divaksin. Kalau yang masih banyak gurunya belum divaksin kita tunda dulu sampai vaksinnya tersedia," pungkasnya.