Di Kantor Tak Ada, Dihubungi Tak Direspons, Ada Apa dengan Manajer PLN Sujadi?

Kantor PLN Pringsewu/ Rama
Kantor PLN Pringsewu/ Rama

Sejumlah awak media mendatangi Kantor PLN Pringsewu untuk mengkonfirmasi Manajer PLN Sujadi terkait pencabutan meteran listrik pelanggan oleh Petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) atau Tim Opal yang terjadi di Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran dan Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. 


Namun, wartawan belum bisa mendapatkan penjelasan Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN yang membawahi dua kabupaten itu.  

Hidayat, Satpam kantor tersebut mengatakan Sujadi sedang tidak ada di kantor. Namun saat coba dihubungi melalui nomor 0812 7909 xxxx tidak ada respon, sementara saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak dijawab, meskipun nomor dalam keadaan aktif. 

"Tadi pagi ada di kantor, tapi sekarang lagi keluar, nah kalo ada masalah yang ingin dilaporkan, nanti kita lihat dulu terkait apa masalahnya," kata Hidayat saat dijumpai wartawan, Selasa (19/10). 

Pantauan Kantor Berita RMOLLampung, salah satu pelanggan mengaku sangat sulit untuk menemui sejumlah pegawai PLN. Padahal kedatangan mereka untuk meminta solusi atas persoalan pencabutan meteran listrik. 

Seperti yang dialami oleh Sarjono (42) warga Dusun Bogorejo II, Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan beberapa waktu lalu. Sarjono mendatangi kantor tersebut untuk memenuhi surat panggilan, namun saat tiba di kantor tak ada satupun pegawai yang menemuinya. 

"Setelah saya ke kantor, ternyata tidak ada petugas yang menemui, saya cuma ketemu satpam dan diberi penjelasan yang tidak sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai keamanan kantor," katanya. 

Sarjono berharap pelayanan kantor dapat ditingkatkan guna menjaminterpenuhinya hak konsumen. Sebab kewajibannya telah dipenuhi, namun haknya untuk mendapatkan pelayanan tidak dia dapatkan. 

Sementara, Madi warga Desa Gadingrejo, Kecamatan Gading Rejo Pringsewu juga menuturkan hal serupa. Bahkan, dia telah menunggu hampir dua jam, dan hanya bertemu dengan satpam, tidak ada satupun pegawai yang menyambut. 

"Inikan kita sedang mau minta penjelasan kenapa meteran saya dicabut," ujarnya kesal.