Dibanding Parpol Lain, Elektabilitas PDIP Masih yang Teratas

Illustrasi/RMOLNetwork
Illustrasi/RMOLNetwork

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diyakini bakal meraup suara terbanyak apabila pemilihan umum (Pemilu) dilaksanakan pada hari ini.


Begitu salah satu hasil survei opini publik yang dirilis lembaga survei Indekstat Indonesia dengan tema “Kondisi Sosial Politik dan Kepemimpinan Nasional: 1 Tahun Menjelang Kampanye Resmi Pemilu 2024”.

Deputi Direktur Eksekutif Indekstat, Rikola Fedri, menyebutkan elektabilitas PDIP masih yang paling tinggi jika dibandingkan dengan partai-partai politik lainnya.

Dalam survei, responden ditanya secara tertutup dengan menunjukkan lambang partai, nama partai, dan pertanyaan: “Jika Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dilaksanakan hari ini, partai politik apa yang akan I/B/S pilih?”

Hasilnya, PDIP mendapatkan elektoral tertinggi dengan persentase 23,2 persen. Sementara itu, Partai Gerindra di posisi kedua dengan perolehan 12,5 persen. Posisi ketiga Partai Golkar 9,9 persen, disusul PKB 9,0 persen dan Demokrat 7,5 persen.

"Peta konstelasi elektoral hari ini menunjukkan bahwa jika pemilihan umum (pemilu) diadakan sekarang, PDIP akan mendapatkan suara terbanyak, 23,2 persen, naik dari perolehan Pemilu 2019," kata Rikola Fedri di Hotel Morrissey, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/11).

Di bawah Demokrat terdapat PKS dengan 7,1 persen, Nasdem 3,2 persen, PPP 3,0 persen, dan PAN 2,1 persen. Sedangkan partai-partai lain mendapatkan suara di bawah 2,0 persen. Meski masih ada 20,3 persen pemilih yang belum menentukan pilihan.

Adapun Rikola Fedri menjelaskan, survei ini diselenggarakan pada 10-19 Oktober 2022. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan secara tatap muka langsung dengan pewawancara yang telah dilatih.