Dicecar 10 Pertanyaan, Cawabup Naldi Yakin Tak Ada Pelanggaran

Cawabup Naldi memberikan jawaban kepada Ketua Bawaslu Ryan Arnando/Ist
Cawabup Naldi memberikan jawaban kepada Ketua Bawaslu Ryan Arnando/Ist

Calon Wakil Bupati Pesawaran nomor urut 1, Naldi Rinara memenuhi undangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, Senin (5/10).


Ketua Bawaslu Pesawaran, Ryan Arnando mengatakan pemanggilan itu bermula dari laporan atas dugaan pelanggaran PKPU nomor 6 tahun 2020, tentang kepatuhan protokol kesehatan.

Sebelumnya, pada 3 September 2020 lalu, sebanyak 150 warga Pesawaran rekreasi di Pantai Sebalang, Lampung Selatan dengan menggunakan tiga armada bus beratribut Paslon 01 Nasir-Naldi.

"Ada sekitar sepuluh pertanyaan terkait dugaan itu, prosesnya nanti kita lakukan pemeriksaan saksi selama lima hari, serta Pleno Bawaslu selama tiga hari," sebut dia pasca dialog dengan Naldi Rinara di Sekretariat Bawaslu, Jalan Ahmad Yani, Desa Kebagusan, Gedongtataan.

Ia menyebut, Bawaslu telah melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi terkait dugaan pelanggaran tersebut. Jika terbukti sanksi administrasi serta sanki pidana.

"Jika satu bus mengangkut 50 orang, artinya sebanyak 150 orang dimobilisasi untuk melakukan rekreasi. Kita masih lakukan pemeriksaan ada tidaknya dugaan pelanggaran tersebut," tambahnya.

Terpisah, Naldi mengaku jika kehadirannya di tengah kerumunan ibu-ibu peserta rekreasi atas undangan dari panitia acara.

"Pertama, saya hadir sebagai undangan untuk memperkenalkan diri dan tidak ada ajakan untuk memilih saya. Yang kedua, peserta rekreasi sudah menerapkan protokol kesehatan, jadi gak ada tuh yang  namanya melanggar protokol kesehatan," jelas Naldi melalui sambungan telepon.

Sebelumnya, pasca pemeriksaan oleh Bawaslu, Naldi segera bergegas meninggalkan sekretariat, meskipun sejumlah media menunggu untuk mendapat keterangan langsung darinya.