Diduga Kelaparan, Gajah Liar TNWK Berulang Kali Hancurkan Pertanian Warga

Bekas tapak gajah liar merusak lahan pertanian/ Ketua Satgas Pertanian Wilayah Utara Edi Soelaiman
Bekas tapak gajah liar merusak lahan pertanian/ Ketua Satgas Pertanian Wilayah Utara Edi Soelaiman

Kawanan gajah liar Taman Nasional Way Kambas (TNWK) berulang kali merusak lahan pertanian masyarakat pedalaman yang ada di Talang Ombo, Kabupaten Lampung Timur. 


Kawanan gajah TNWK itu disebut-sebut sebagai perusak lahan pertanian karena rombongan gajah ini diduga kelaparan atau tidak diberikan makanan yang cukup selama di TNWK.

"Iya terjadi kembali secara beruntun. Udah satu minggu berturut-turut ada gajah liar yang merusak tanaman para petani di Lampung Timur," kata Ketua Forum Rembug Desa Penyangga (FRDP) Taman Nasional Way Kambas Ahmad Suyuti, Kamis (30/12).

Ia mengatakan lahan pertanian yang dirusak oleh gajah TNWK yakni tanaman jagung, pisang dan sayuran misalnya gambas serta kacang.

"Mohon izin gajah saat ini sudah merajalela sehingga banyak sekali ladang petani yang rusak. Banyak jagung dan sayuran gambas bahkan kacang milik petani hancur dan gagal panen," kata dia.

"Karena kejadian ini pihak Satgas desa juga berencana ingin mendatangi balai TNWK untuk meminta pertanggungjawaban mereka karena petani rugi banyak," ujar Ahmad.

Ketua Satgas Pertanian Wilayah Utara Edi Soelaiman mengaku, memang benar pada pekan  ini banyak gajah liar yang merusak lahan pertanian milik para petani.

"Sekitar 7 gajah dalam satu rombongan dan udah dua malam berturut-turut gajah liar itu merusak tanaman petani. Yah mene nembe blek, nek tadurane di obrak abrik gajah sopo seng arep mbayar," ujarnya dengan bahasa Jawa.

"Sepertinya gajah itu lapar sehingga mereka kabur dari TNWK untuk mencari makanan, dan kebetulan TNWK berdekatan dengan lahan pertanian jadi masuklah mereka ke lahan tersebut," jelasnya.

"Kalau diprediksikan tidak menentu berapa hektare lahan yang dirusak gajah, karenakan gajah itu berpindah-pindah Setelah merusqk yang satu ke satu lahan lainnya," kata dia.

Ia berharap kepada pihak TNWK dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP) untuk lebih aktif dalam membantu masyarakat mengusir gajah tersebut.

"Kami berharap kepada TNWK beserta MMP nya untuk lebih giat lagi dan lebih aktif lagi dalam membantu masyarakat terkhusus untuk menghalau gajah liar. Karena kami masyarakat terdampak langsung dengan gajah liar di TNWK," harap Edi.