Digitalisasi UMKM, Disperin Bandar Lampung Sebut Terkendala Rekening

Kadisperin Adiansyah/ Tuti
Kadisperin Adiansyah/ Tuti

Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Bandar Lampung mendata dari 450 UMKM ada sekitar 150 yang telah beralih ke digitalisasi. Hal tersebut sebagai upaya mengikuti perkembangan zaman. 


Kadisperin Adiansyah mengatakan akibat pandemi Covid-19, banyak UMKM yang beralih ke digital. Selain memudahkan dalam transaksi juga memperkecil pertemuan secara langsung. 

"Dari 450an pedagang mungkin ada sekitar 150an pedang yang telah digital," kata Adiansyah, Sabtu (9/4). 

Untuk mendorong ke digitalisasi tersebut, pihaknya telah menggandeng sejumlah bank untuk membantu UMKM. Bank tersebut yakni BRI dan bank lainnya. 

"Pembayaran dengan KRIS salah satu bentuk kerjasama. Hal itukan memudahkan pembeli saat tidak membawa uang tunai," ujarnya. 

Lebih lanjut, kata Adiansyah, UMKM yang belum beralih ke digital terkendala dengan rekening bank. Kebanyakan UMKM tidak punya itu. 

"Digital inikan kaitannya dengan rekening juga, mereka mungkin ada yang tidak aktif rekeningnya," jelasnya.