Dikabarkan Kena OTT KPK, Begini Suasana Rektorat dan Rumah Dinas Rektor Unila

Situasi Rumah Dinas Rektor Unila Prof. Karomani/Faiza
Situasi Rumah Dinas Rektor Unila Prof. Karomani/Faiza

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap tangan Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Karomani pada Sabtu dini hari (20/8).


Pantauan Kantor Berita RMOLLampung, Gedung Rektorat Unila terpantau sepi. Hanya ada satpam dan para jurnalis yang tengah menunggu informasi lebih lanjut dari Unila.

Hal senada juga tampak di Rumah Dinas Rektor Unila di Jl. Soemantri Brodjonegoro, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung. Rumah dinas Prof. Karomani itu tampak sepi.

Hanya ada seorang satpam bernama Muhhamad Edi yang tengah berjaga di depan pos rumah. Menurut Edi, Prof. Karomani sudah lama tidak datang ke rumah dinas.

"Beliau gak sering nginep karena ada pembangunan Masjid Al-Wasii di samping. Kurang tau juga kapan terakhir dia ke rumah dinas karena kami sistem shift," ujarnya.

Ia melanjutkan, ia baru datang pukul 08.00 WIB sesuai shiftnya. Sehingga ia tak tahu menahu soal peristiwa OTT yang sedang ramai dibicarakan hari ini.

"Gak ada kegiatan dari semalam. Saya juga gak tau soal info yang beredar. Setiap kami serah terima shift itu selalu kabarin kondisi dan situasi gimana, semalem itu kondusif aja," katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Unila, Nanang Trenggono mengaku masih menunggu rilis KPK soal OTT terhadap Rektor Unila, Prof Karomani. 

"Saya sebagai tim kerja rektor bidang humas Unila, posisi saya saat ini menunggu rilis resmi dari KPK saja," kata Nanang Trenggono, Sabtu (20/8). 

Ia mengaku tidak bisa membenarkan perihal OTT terhadap rektor. Tadi ia membantah hoaks karena masih menunggu rilis KPK. 

"Tadi pagi saya ditanya wartawan saya bilang hoax, karena posisi sekarang masih menunggu rilis KPK. Saya tidak tahu kasus apa," ujarnya. 

Menurutnya, memang betul posisi Prof Karomani sedang di Bandung dalam rangka rapat kerja Indeks Kinerja Utama (IKU). 

"Pak rektor di Bandung bersama wakil rektor, kepala biro dan staf Unila. Ada sekitar 12 orang," jelasnya.