Dinas Sosial Lampung Utara Sosialisasikan Program Si Jamin

Sosialisasi Program Si Jamin/ Ist
Sosialisasi Program Si Jamin/ Ist

Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menggelar sosialisasi Proyek Perubahan Program Si Jamin, Selasa (2/8).


Dalam kesempatan tersebut hadir Wakil Bupati Ardian Saputra, Kepala Dinas Sosial, Eka Darma Tohir, Kepala BKSDM, Hairul Fadila, Koordinator TKSK, Zarkasi dan Koordinator PKH, Alexander.

Usai menghadiri sosialisasi, wabup mengatakan Program Si Jamin merupakan program aplikasi data yang bekerjasama antara Dinas Sosial, BKSDM dan Disdukcapil. 

Data tersebut nantinya akan digunakan untuk mempermudah koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) dan koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk mendata seluruh masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan dari dinas sosial.

"Memang banyak masyarakat mengalami kendala, karena banyak masyarakat yang tergolong mampu namun masih mendapat bantuan. Jadi dengan adanya program Si Jamin ini data yang ada akan kita ulang kembali agar tidak salah sasaran," kata wabup. 

Kepala Dinas Sosial Lampung Utara, Eka Darma Tohir, mengaku Proyek Perubahan Program Si Jamin sosialisasi, identifikasi dan jemput data masyarakat miskin ini dalam rangka mengoptimalisasi data masyarakat penerima bantuan sosial.

"Tujuannya untuk menuju pelayanan publik yang transparan dan akuntabel," jelasnya.

Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Zarkasi saat dikonfirmasi mengatakan tujuan dilaksakannya sosialisasi ini untuk memvalidasi data masyarakat prasejahtera baik yang sudah maupun yang belum menerima bantuan.

"Untuk data yang terdaftar di TKSK di 23 Kecamatan se - Lampung Utara ada 64 ribu kepala keluarga (KK) yang menerima bantuan program berupa sembako," ujarnya.

Alexander koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Dimana dengan adanya sosiisai program Si Jamin ini pihaknya dapat mendata masyarakat yang belum tercover untuk mendapat bantuan.

"Dengan adanya program Si Jamin ini kami dapat mendata masyarakat yang belum mendapat bantuan dengan cara menjemput bola," tukasnya.