Dinsos Lampung Ungkap Penyebab Ratusan Milar Dana Bansos Belum Disalurkan

Kepala Dinsos Lampung Aswarodi/ Ist
Kepala Dinsos Lampung Aswarodi/ Ist

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung Aswarodi mengakui penyaluran bansos (bantuan sosial) memang belum mencapai 20 persen. Anggaran ratusan miliar pun masih tertahan di bank pemerintah.


Penyebabnya, menurut Aswarodi dikarenakan masih banyak warga yang belum mengambil Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

“Untuk penyaluran menjadi tanggung jawab Bank Himbara. Tapi kita mendukung pihak bank untuk melakukan percepatan agar kartu (KKS) ini segera dibagikan, biar uang bantuan sosial (Bansos) bisa segera diambil oleh si penerima manfaat,” katanya, Rabu (9/2).

Ia mengatakan ada 135 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum menerima KKS hingga tahun 2022, hal itu dikarenakan adanya perluasan penerima bansos yang dilakukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

“Ada perluasan penerima yang dilakukan oleh Kemensos akibat dampak dari pandemi Covid-19. Untuk di Lampung jumlahnya sekitar 135 ribu KPM. Jadi dengan adanya perluasan itu otomatis kartu atau KKS belum bisa dipegang oleh semua penerima manfaat,” kata dia lagi.

“Kita sudah membantu pihak bank yakni melakukan sosialisasi dan pendampingan sembako sampai pendampingan PKH (Ikut membantu Bank Himbara dalam menyerahkan kartu tersebut), kita juga mengupayakan agar KKS segera tersampaikan kepada yang wajib menerima,” ujar Aswarodi.

“Untuk yang tidak bisa ambil bisa buat surat kuasa agar bisa diproses misalnya lansia sudah tidak bisa jalan maka bisa memberikan surat kuasa ke anak nya atau cucu nya sehingga tidak ada kendala,” tutup dia.