Dinsos Tanggamus Diminta Ungkap Penyebab Saldo Kartu KPM Nol

Banyaknya saldo Kartu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang zonk alias nol saat penarikan, membuat DPRD Tanggamus angkat bicara.


Menurut dia, kosongnya saldo Kartu KPM, yang sampai
berbulan-bulan, tentunya sangat merugikan nasabahnya.

"Perlu kita telusuri bersama penyebabnya," jelas anggota Komis
IV DPRD Nursalim Ahyono kepada kantor berita RMOLLampung,  Jumat (3/4).

Masih menurut dia, dana itu ditransfer langsung dari
pusat melalui Bank Mandiri ke rekening kpm masing-masing, jadi kenapa sampai
kosong?

"Itu tugas pendamping menjelaskan langsung, bukan ketua
kelompoknya," ujarnya.

Ia juga mengatakan, pendamping harus mendata KPM mulai
dari nama, nomor rekening, untuk dilaporkan agar segera ditindaklanjuti.

"Harus dijelaskan penyebabnya, apa karena sistem Bank, perbaikan, atau faktor lain, harus jelas, karena kalau tidak, bisa saja orang beropini lain," katanya.

Klik: Saldo Penerima Bantuan Non Tunai Di Tanggamus Sering Nol

DPRD Tanggamus, dalam hal ini komisi IV selaku mitra
kerja Dinas Sosial (Dinsos), segera berkoordinasi guna untuk mengetahui wilayah
mana saja yang mengalami keterlambatan.

"Dinas Sosial mestinya menegur para pendamping,
untuk selalu tertib dalam melakukan pendampingan dan pendataan, apabila ada
kendala, agar segera di inventarisir dan diteruskan ke pihak terkait, agar
masalahnya bisa teratasi," katanya.

Nursalim berharap agar semuanya proaktif mengawasi kalau ada kendala. Mulai dari KPM, ketua kelompok, juga pendamping dan segera melaporkannya, agar tidak berlarut-larut juga merugikan keluarga penerima manfaatnya.