Dipanggil Panwaslu, Purwadi Tidak Tahu Handuk Bahan Kampanye

Panwaslu TbU minta keterangan Purwadi/ RMOLLampung
Panwaslu TbU minta keterangan Purwadi/ RMOLLampung

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Telukbetung Utara (TbU) memanggil mantan Kepala SMPN 16 Bandarlampung, Purwadi, terkait netralitas ASN, Jumat (16/10).


Purwadi dikabarkan menerima handuk dari tiga orang yang diduga Tim Kampanye pasangan calon wali kota Rycko-Jos ketika melakukan jalan sehat di Hutan Kera, Jumat (9/10) lalu.

Ketua Panwaslu TbU, Fatihunnjah mengatakan, pihaknya telah memeriksa dua orang saksi dari Dewan Guru.

Berdasarkan keterangan dua dewan guru dan Purwadi, mereka memang melakukan kegiatan rutin jalan sehat lalu makan-makan di dekat kediaman Rycko Menoza. 

"Sempat kita tanyakan ke dewan guru termasuk Pak Pur, bahwa tidak ada ajakan untuk memilih, karena acara itu hanya pembagian handuk dan mereka tidak mengetahui di dalam handuk itu ada bahan kampanye berupa contoh surat suara dan poster," kata dia. 

Fatih mengatakan, ini merupakan temuan Panwaslu TbU dan dianggap telah memenuhi unsur sehingga telah diregistrasi.

Setelah ini, kasus ini akan dilimpahkan ke Bawaslu Kota Bandarlampung untuk pendalaman. 

Sementara itu, Purwadi mengatakan paham jika sebagai ASN dia harus netral. Namun, ia tidak tahu kalau handuk yang diterima itu merupakan bahan kampanye yang tidak boleh diterima. 

"Saya tidak tahu barang yang diperbolehkan atau dilarang karena sosialisasi kita gak boleh terima, tapi gak tahu apa. Kita juga lugu-lugu aja, ambil ambil aja," ujarnya usai dimintai keterangan oleh Panwaslu TbU. 

Ia melanjutkan, saat itu ia bersama 60 dewan guru dan guru PPL sedang melakukan kegiatan olahraga rutin. Ketika selesai kegiatan jalan sehat, beberapa orang tak dikenal memberikan handuk. 

Kasus ini berujung pemecatan Purwadi sebagai Kepala SMPN 16 Bandarlampung dan ia dipindahkan ke SMPN 26 di Kecamatan Kemiling oleh Wali kota Bandarlampung Herman HN. Purwadi mengaku legawa menyikapi keputusan tersebut. 

"Kalau saya, karena yang memberi amanah juga beliau sekarang diambil oleh beliau ya gak apa apa," pungkasnya. 

Diketahui, berdasarkan temuan Panwaslu, selain handuk, ditemukan brosur dan contoh surat suara bertuliskan paslon wali kota dan wakil wali kota Bandarlampung Rycko Menoza-Johan Sulaiman.