Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung berencana menambah dua kali lipat produk yang akan dijual pada operasi pasar murah. Rencananya pasar murah akan digelar pada Kamis (6/10) mendatang.
- PU Bandar Lampung Klaim Telah Perbaiki 240 Ruas Jalan Lingkungan Selama 2023
- BPKAD Bandar Lampung Janjikan Bayar Tukin Besok
- Hadapi Musim Hujan, Pemkot Bandar Lampung Minta Warga Gotong Royong Gerebek Sungai
Baca Juga
Kepala Disdag Bandar Lampung, Wilson Faisol mengatakan antusias masyarakat cukup tinggi, sehingga akan ditambah produk yang akan dijual di operasi pasar murah.
Menurutnya, stok gula akan ditambah dari 200 kilogram menjadi 400 kilogram, minyak goreng dari 200 kilogram menjadi 400 kilogram dan tepung 100 kilogram jadi 200 kilogram.
"Beras 100 sak per 5 kilogram. Kita tambah 2 kali lipat, jadi 200 sak. Telur dari 100 kilogram, ditambah jadi 150 atau 200 kilogram," kata Wilson Faisol, Selasa (4/10).
Lanjutnya, masyarakat cukup banyak mencari kebutuhan bahan pokok seperti beras, gula dan telur. Hal tersebut karena barang yang dijual lebih murah Rp5-6 ribu dibandingkan harga di pasar.
"Akibat adanya pasar murah ini, inflasi di Kota Bandar Lampung bisa ditekan. Tercatat inflasi pada September hanya 1,32 persen," ujarnya.