Disdikbud Pesawaran Tunda KBM Tatap Muka Sekolah Di Dua Kecamatan

Kepala Disdikbud Pesawaran Fauzan Suaidi/ Rama Diansyah
Kepala Disdikbud Pesawaran Fauzan Suaidi/ Rama Diansyah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran, menunda sekolah di dua kecamatan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.


Kepala Disdikbud Pesawaran Fauzan Suaidi mengatakan, sebelumnya Satgas Covid-19 Pesawaran memberikan izin kepada 70 sekolah yang ada di 10 kecamatan untuk menggelar KBM tatap muka.

"Sebelumnya kan hanya 10 yang diberi izin, namun kemarin kita menunda untuk dua kecamatan menggelar KBM tatap muka, yaitu Kecamatan Punduhpedada dan Margapunduh," ujar Fauzan, Senin (5/4).

Fauzan mengatakan, penundaan tersebut dilakukan karena para Kepala Sekolah yang ada disana takziah, mantan Koordinator Kecamatan (Korcam) Pendidikan Kecamatan Punduh Pedada meninggal terkonfirmasi positif Covid-19.

"Jadi saat meninggal itu hasil swabnya belum keluar, dan kebetulan beliau ini mantan Korcam yang memang berkecimpung di dunia pendidikan di dua kecamatan itu, akhirnya para Kepsek yang ada disana melayat ke rumah duka, karena mereka belum mengetahui kalau beliau ini meninggal karena Covid-19," katanya.

Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 kepada para murid yang ada, lanjutnya, pihak Dinas memutuskan untuk melakukan penundaan KBM tatap muka yang sebelumnya dijadwalkan.

"Selain melakukan penundaan KBM, kita juga telah mengambil langkah untuk melakukan swab kepada para guru dan kepala sekolah yang melayat, dan kita ketahui para guru yang melayat memang berdomisili tinggal di dua kecamatan tersebut," kata dia.

Fauzan juga menuturkan, jumlah Sekolah Dasar (SD) yang ada di dua kecamatan tersebut 20 sekolah dengan rincian Margapunduh 8 sekolah dan Punduhpedada 12 sekolah.

Sedangkan untuk SMP ada 7 di Margapunduh ada empat SMP, sedangkan Punduhpedada ada tiga SMP.

"Jadi kita menunda untuk waktu yang belum ditentukan, intinya saat ini kita menunggu hasil swab yang telah dilakukan hampir 75 persen guru yang ada disana, semoga mereka baik-baik semua," katanya.