Disetujui "Pak Lurah", "Kudeta" Demokrat Tiket Pilpres 2024

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Herman Khaeron/Net
Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Herman Khaeron/Net

Partai Demokrat merasa ada yang hendak "mengkudeta" kepemimpinan partainya. Ada pihak eksternal yang ambisius mendapatkan tiket untuk maju ke Pilpres 2024.


Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Herman Khaeron mengungkapkan hal itu dalam kicauannya, Selasa (2/2).

Dia bahkan mengatakan bahwa pihak eksternal tersebut, konon akan melakukan kudeta karena sudah mendapat restu dari sosok yang olehnya disebut sebagai “Pak Lurah”.

“Dinamika internal Partai Demokrat karena ada pihak eksternal yang ambisius jadi calon presiden 2024, konon dapat restu Pak Lurah,” tuturnya.

Bemodal restru tersebut, sambung Herman Khaeron, orang itu kemudian menyiapkan uang dengan jumlah tak terbatas dan kemudian menggunakan kader internal untuk mengambil paksa Partai Demokrat.

Kepada pelaku tersebut, Herman Khaeron mengingatkan untuk memiliki attitude, moral, dan etika yang baik.

“Terlalu banyak masalah negeri ini, janganlah terus ditambah masalahnya,” sambungnya.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan bahwa kudeta turut digalang non kader partai yang kini menjadi seorang pejabat tinggi pemerintahan.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief secara gamblang menyebut bahwa nama yang dimaksud adalah Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko.