Dishut Lampung MoU Dengan Yayasan Lintang Tahura Wan Abdurrahman

Penandatanganan MoU Tahura Wan Abdurrahman Register 19/ RMOLLampung
Penandatanganan MoU Tahura Wan Abdurrahman Register 19/ RMOLLampung

UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdurrahman Register 19, melakukan penandatangan MoU dengan Yayasan Lintang Tahura di Gunung Betung Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan, Jumat (16/10) sekira pukul 20.30 Wib.


MoU itu bertujuan guna melestarikan dan menjaga serta penguatan fungsi Tahura berupa dukungan terhadap upaya pengamanan, perlindungan, pengembangan ekowisata dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala UPTD KPHK Tahura Wan Abdurrahman Eni Puspasari mewakili Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung Yakyan Ruchyansyah mengatakan, menjaga keamanan kelestarian hutan bukan hanya tugas pihak kehutanan saja, namun kewajiban semua pihak.

"Kami butuh kolaborasi antara masyarakat bersama pihak kehutanan untuk menjaga kelestarian hutan terhadap upaya pengamanan, perlindungan, pengembangan ekowisata," jelasnya.

Kemudian katanya, perlu juga diketahui pihaknya dipanggil Gubernur Lampung agar kegiatan Offroad roda dua maupun roda empat dilarang di wilayah hutan Tahura.

"Perlu dipahami karena Tahura ini masuk dalam hutan konservasi, jadi tolong diinformasikan kepada masyarakat," katanya.

"Saya menyampaikan salam dan mohon maaf dari Bapak Kepala Dinas Kehutanan karena tidak bisa hadir, rencananya beliau mau hadir namun berhubung lagi acara, jadi tidak bisa memenuhi undangan, karena tadi siang juga beliau baru dilantik," tambahnya.

Diketahui selain penandatangan MoU, acara tersebut diisi juga dengan pembacaan puisi oleh Paus Sastra Lampung Isbedi Setiawan ZS, kemudian penyerahan cenderamata dari Yayasan Lintang Tahura dan ramah tamah.