Diskusi JMSI Lampung, Kadin dan Komunitas Mahasiswa Bedah Dampak Kenaikan BBM

Diskusi JMSI Lampung/ Ist
Diskusi JMSI Lampung/ Ist

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung menggelar diskusi publik pertamanya tentang dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di sekretariatnya, Rumah Siber JMSI Lampung, Jl. Pangeran M. Noer (Karya Muda 3) No 2 Kota Bandarlampung. Rabu (7/9).


Hadir dalam diskusi yang mengambil tema "Dampak Kenaikan BBM Terhadap Perekonomian Lampung" itu Komunitas Mahasiswa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Provinsi Lampung Dwiki Simbolon, Ketua komunitas Unit Reaksi Cepat (URC) Ojol Edo, Konfederasi serikat pekerja seluruh Indonesia (KSPSI), Apriadi Alwi

Lalu, Wakil Ketua Kadin Lampung Yuria Putra Tubarat, Deputi Kepala Perwakilan BI Lampung Irfan Parulian, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah, dan Keluarga Besar Batanghari Sembilan (KBBS) Darussalam.

Dalam sambutan diskusi yang dimulai pukul 14.00 WIB, Ketua JMSI Provinsi Lampung Ahmad Novriwan mengatakan diskusi digelar berangkat dari keresahan masyarakat akibat dampak dari kenaikan BBM.

"Kita ingin mendengar apa saja keluhan masyarakat terdampak dan solusinya dari pemerintah dan elemen terkait dalam diskusi ini dari para pembicara berkompeten di bidangnya," kata Ahmad Novriwan.

Wakil Ketua Kadin Yuria Putra Tubarat berpendapat kenaikan BBM ini merupakan tantangan bagi dunia usaha bagaimana bisa menyorot kestabilitasan dunia usaha pasca kenaikan BBM.

"Sebagai pengusaha kami harus survive dengan melakukan upaya-upaya mensyiasati hasil produksi," katanya. 

Dia mencontohkan penjual pisang. Dengan naiknya harga pisang, pengusaha bisa membuat pisang molen yang lebih kecil agar harganya tak naik.

"Itulah upaya yang bisa dan harus kami lakukan saat ini untuk tetap bertahan dalam kondisi ini," jelas dia.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo menjelaskan upaya-upaya taktis yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas harga.

"Hal ini untuk mengatasi inflasi yang kemarin akibat terdampak Pandemi Covid-19 baru teratasi," ujar Ganjar.

Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah menyatakan bahwa nasionalisme bangsa Indonesia saat sedang diuji. "Indonesia sedang sakit, Nasionalisme kita benar-benar di uji," tutur Iqbal.

"Dengan kondisi saat ini persatuan nasional harus tetap terjaga," harapnya.

Iqbal juga meminta, bantuan-bantuan dari pemerintah seperti, BLT dan PKH harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan tepat sasaran, tidak disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Sedangkan Perwakilan komunitas mahasiswa GMKI yang mewakili empat wadah perhimpunan di antaranya, besok akan melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM

Di sela-sela acara, Ganjar memastikan bahwa aksi unjuk rasa mahasiswa tersebut akan ditemui oleh pihak Pemprov Lampung.