Dispar Bandar Lampung Akan Koordinasi dengan Kemenparekraf Soal Penambahan DAK

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, M Yudhi/Tuti
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, M Yudhi/Tuti

Dinas Periwisata (Dispar) Kota Bandar Lampung akan berkoordinasi dengan Kementerian Periwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) soal penambahan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2023.


Kepala Dispar Kota Bandar Lampung, M Yudhi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi untuk mengetahui prioritas program Kemenparekraf terhadap DAK tersebut. 

"Kemarin itu kita rapat agar bagaimana dana DAK ini bisa masuk Kota Bandar Lampung. Nah kepala OPD ini diminta untuk menyesuaikan program kementerian masing-masing," kata M Yudhi, Jumat (8/7). 

Menurutnya, Kota Bandar Lampung sangat berpotensi di bidang pariwisata. Seperti Pulau Pasaran bisa dijadikan wisata bahari. 

"Sebetulnya banyak program yang akan kita usulkan, namun harus sesuai dengan prioritas kementrian," ujarnya. 

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berencana mengusulkan tambahan DAK tahun 2023 untuk bidang pariwisata, perindustrian dan perdagangan. 

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan pusat memiliki prioritas program bidang pariwisata, perindustrian dan perdagangan. Sehingga pihaknya mengusulkan penambahan DAK sesuai dengan program pusat. 

"Alhamdulillah kita banyak dibantu. Kita juga ada tambahan untuk pariwisata, perindustrian dan perdagangan. Kalau pendidikan, kesehatan, sosial itu sudah biasa," kata Eva Dwiana, Senin (4/7). 

Menurutnya, usulan penambahan DAK masih akan dirapatkan dengan OPD terkait. Sehingga program usulan sinkron dengan program pusat.

"Yang diajukan rahasia dong berapa jumlahnya," ujarnya.