Disperindag Pesawaran Minta PT Nikmat Sejati Penuhi Persyaratan Bangun Pasar Modern

Sam Herman/ Rama
Sam Herman/ Rama

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pesawaran enggan menandatangani surat Perjanjian Kerjasama (PKS) yang diajukan pihak pengembang pasar modern Kedondong PT Nikmat Sejati jika yang menjadi persyaratan belum terpenuhi.


Dikatakan Kepala Disperindag  Pesawaran Sam Herman mengatakan, pihaknya tidak mau menandatangani PKS jika persyaratan teknis di bawah belum lengkap.

"Lengkapi dulu persyaratan teknisnya, kesepakatan harganya dengan pedagang, karena itu merupakan persyaratan mutlak. Setelah semua persyaratan teknis sudah lengkap baru akan saya tandatangani," kata Sam Herman, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (26/4).

Sam menjelaskan, kalau hanya surat dukungan saja itu belum detail karena harus ada negosiasi kesepakatan harganya dengan pedagang.

"Kita ini bicara untuk kedepannya, jangan pasar ini dibangun tapi kedepannya malah mangkrak karena tidak ada kesepakatan harganya dengan pedagang," jelasnya.

Ia menuturkan, bahwa ia sudah mengarahkan untuk mengambil langkah komunikasi dengan pedagang melalui APSI, kesepakatan harga saya minta tertulis, dan kesepakatan mereka untuk menempati gedung jika sudah dibangun.

"Jangan nemuin saya dengan membawa PKS itu terus, tapi persyaratannya belum lengkap, kalau sudah lengkap semuanya tentu akan saya tandatangani," kata dia.

"Besok juga kita akan mengadakan rapat, kita mengundang Bagian Hukum karena sebelum kita menandatangani PKS itu saya mau menyampaikan terkait dengan pembangunan, lingkungan hidup AMDAL nya, Camat, APSI, jadi sepakat tidak mereka dengan ini dan apakah mereka sudah ada kesepakatan belum dengan pihak pengembang," timpalnya.

Menurutnya, semua itu pakai proses dan semua orang juga boleh investasi di Kabupaten Pesawaran, tapi harus mengikuti sesuai aturan yang ada disini.

"Itu kemaren yang ngomong itu siapa, Yunizar itu siapa, dia itu Anggota DPRD Lampung Tengah, kok dia ngomong di Pesawaran seperti ini, gak boleh seperti itu," sesalnya.

"Kita ini juga harus jeli, jangan orang dalam dan aturan kita mau di acak-acak orang luar, kita juga menjaga Marwah Kabupaten Pesawaran bahwa Pesawaran ini punya aturan yang harus diikuti," pungkasnya.