Ditkrimsus Polda Lampung Amankan 33 Kg Kulit Trenggiling Bahan Pembuat Sabu 

Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad/ Ist
Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad/ Ist

Direktorat Reserse Krimimal Khusus (Ditkrimsus) Polda Lampung, berhasil menggagalkan perdagangan gelap sisik trenggiling seberat 33 Kg di Jalan RA Basaid, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung.


Pengungkapan tersebut berdasarkan laporan Polisi nomor : LP/ A- 282/III/2022/LPG.Ditreskrimsus.SPKT, Tanggal 8 Maret 2022.

Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad didampingi Wadir Krimsus AKBP. Pohon Sunggoro, Kasubdit IV, AKBP Yoni Khofa mengatakan, Selasa tanggal 8 Maret 2022 sekitar pukul 16.00 WIB, petugas Subdit IV Tipidter Dit Reskrimsus Polda Lampung melakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial KF Bin AT (37), warga Pagar Alam, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu atas tindak pidana perdagangan bagian tubuh hewan yang dilindungi.

"Petugas melakukan penyamaran sebagai pembeli sisik Trenggiling dengan harga senilai Rp2.500.000.-(Dua juta lima ratus ribu rupiah). Kemudian petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku dan langsung digelandang ke Mapolda Lampung guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Pandra, Senin (14/3).  

Menurutnya, sisik kulit trenggiling tersebut nantinya bakal digunakan sebagai bahan baku pembuat narkotika jenis sabu-sabu, minyak wangi, obat-obatan penenang, dan sebagainya.

Akibat perbuatannya, tambah Pandra, tersangka bakal dijerat dengan Pasal 40 ayat 2 Jo Pasal 21 ayat 2 huruf Undang-undang RI nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya. "Ancaman hukuman maksimal 5 tahun kurungan penjara dan denda Rp.100.000.00 (Seratus juta rupiah)," imbuhnya.