Djoko Tjandra Akhirnya Ditangkap Bareskrim Polri




Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akhirnya berhasil menangkap buronan kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra, di Malaysia, Kamis (30/7).

Seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.id, Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit yang langsung memimpin penangkapan Djoko Tjandra.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, ditangkapnya Djoko Tjandra merupakan komitmen Polri sejak awal.

[caption id="attachment_60843" align="alignnone" width="534"] Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono saat berada di Bandara Halim Perdana Kusuma/Foto RMOL[/caption]

“Sesuai dengan komitmen bahwa kita akan melakukan penangkapan terhadap Djoko Tjandra. Malam ini sudah kita buktikan dengan adanya police to police dan sudah dijemput Bapak Kabareskrim di Malaysia dan saat ini sedang dalam perjalanan,” kata Argo di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis malam (30/7).

Kendati demikian, Argo tak bisa menyampaikan kronologi bagaimana Djoko Tjandra itu ditangkap dan proses seperti apa yang dilewati sehingga Bareskrim Polri bisa membawanya ke Indonesia.

"Tentunya masalah kronologinya seperti apa Bapak Kabareskrim yang akan menyampaikannya. Tapi pada prinsipnya komitmen dari kita semua, kita akan menangkap Pak Djoko Tjandra,” Argo menekankan.

Djoko Tjandra ditangkap di Malaysia oleh tim yang dipimpin langsung Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Saat ini pun Kabareskrim bersama Djoko Tjandra tengah terbang ke Indonesia.

Di sisi lain, baru-baru ini Bareskrim Polri juga telah menetapkan kuasa hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan surat yang melibatkan Brigjen Prasetijo Utomo, sosok yang mengeluarkan surat jalan bepergian untuk buronan Djoko Tjandra.