DLH Bandar Lampung Akui Truk Sampah Terguling sudah Tak Layak Operasi 

Kepala DLH Bandar Lampung, Budiman/Tuti
Kepala DLH Bandar Lampung, Budiman/Tuti

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung mengakui ada sekitar 27 truk sampah tidak layak, namun masih dipaksakan beroperasi. Hal tersebut dilakukan akibat keterbatasan armada pengangkut sampah. 


Kepala DLH Bandar Lampung, Budiman P Mega mengatakan truk sampah yang terguling di Jalan Hanoman termasuk truk yang tidak layak beroperasi. Truk tersebut terguling akibat perbedaan kontur tanah antara bak TPS dengan bagian truk. 

"Truk itu terguling akibat perbedaan posisi tanah antara jalan dengan TPS, sehingga mobil terguling. Jadi bukan terguling saat truk berjalan," kata Budiman P Mega, Rabu (28/9). 

Menurutnya, pada akhir Oktober DLH Bandar Lampung akan ada pergantian kontainer. Dianggarkan pada APBD perubahan 2022 sebanyak 8 kontainer. 

"Untuk sementara ini kami lalukan kontainer silang, seperti Kemiling ada tiga, jadi kita tarik ke Rajabasa yang kekurangan. Sehingga saling dukung mendukung," ujarnya. 

Lebih lanjut, pihaknya juga akan meminta bantuan swasta dalam pengadaan truk sampah, tong sampah dan lainnya melalui program CSR. 

"Di APBD 2023 juga kita anggarkan pengadaan 20 unit truk sampah," kelas.