DPN Peradi Permohonan Atensi Ke Kapolda Atas Penahanan Advokat David

DPN Peradi/ Tuti Nurkhomariyah
DPN Peradi/ Tuti Nurkhomariyah

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) memberikan surat permohonan atensi kepada Kapolda Lampung atas penahanan advokat David Sihombing.


Ketua Bidang Pembelaan Profesi Advokat DPN Peradi, Antoni Silo mengatakan adanya kejanggalan dalam penahanan David Sihombing.

Alasannya, belum pernah ada pemanggilan terhadap David oleh penyidik, baik dalam status klarifikasi ataupun saksi. Namun, langsung dilakukan penangkapan pada 5 Februari lalu di kantornya. 

"Keprihatinan kami yang mendalam karena sebagai seorang advokat David Sihombing bisa ditahan tanpa prosedur, padahal keberadaan advokat sebagai penegak hukum dijamin oleh UU No 18 tahun 2003," kata Antoni Silo, Kamis (18/2). 

Lanjutnya, jika dalam menjalankan tugas profesinya advokat melakukan pelanggaran kode etik, merugikan klien atau melanggar peraturan perundang-undangan, maka DPN Peradi memiliki mekanisme internal. 

"Mekanisme internet melalui dewan pengawasan dan dewan kehormatan untuk melakukan pemeriksaan dan penindakan," ujarnya. 

Tambahnya, hari ini seharusnya pihanya melakukan audiensi dengan Kapolri, namun karena ada kunjungan komisi 3 DPR RI maka pihaknya hanya memberikan surat permohonan atensi Kapolda. 

"Setelah ini kami akan ke Polresta untuk melihat kondisi David Sihombing dan akan konsultasi," jelasnya. 

Diketahui, Jumat (5/2) Polresta Bandarlampung telah melakukan penjemputan/penangkapan dan  selanjutnya memberlakukan penahanan terhadap David Sihombing. 

Penahanan didasarkan adanya laporan oleh Najihun Hanifah selaku ASN Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung dan juga Kepala TPR Terminal Kemiling dengan dugaan tindak pidana pasal 192 KUHP Tentang Merintangi Jalan Umum.