DPR RI Minta APH Usut Tuntas Mafia Tanah Malangsari Lampung Selatan 

Warga Malangsari adukan persoalan mafia tanah/ Faiza
Warga Malangsari adukan persoalan mafia tanah/ Faiza

Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari meminta aparat penegak hukum (APH) baik pihak kepolisian dan kejaksaan untuk mengusut tuntas persoalan mafia tanah di desa Malang Sari, Tanjung Sari Lampung Selatan, Jumat (18/3).


Terlebih oknum yang diduga menjadi mafia tanahnya adalah seorang Jaksa berinisial AM. Hal itu disampaikan Tobas, sapaan akrabnya, di hadapan masyarakat Malangsari dan pihak terkait. 

Di antaranya, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, Kajari Lampung Selatan Dwi Astuti Beniati dan Kepala ATR/Lampung Selatan ATR/BPN Hotman Saragih. 

Selain itu, Tobas mengatakan, Komisi III DPR RI juga akan membuat pansus mafia tanah untuk membantu penyelesaian masalah pertanahan di masyarakat. 

Tobas melanjutkan, berdasarkan keterangan masyarakat dan Kepala Desa setempat, mereka tidak pernah melakukan jual beli tanah kepada siapapun. 

"Yang melakukan ini adalah orang tidak dikenal, tidak pernah tinggal di Malangsari dan ada yang mengaku sebagai kepala dusun. Jadi secara akal sehat saja, sudah terlihat banyak masalah," kata dia. 

Sehingga, politisi Nasdem itu meminta APH untuk mulai melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan masyarakat dalam dialog terbuka dan memanggil warga untuk dimintai keterangan lebih lanjut, terutama karena mafia tanah menjadi fokus Kejaksaan Agung. 

Selain itu, Tobas juga meminta Kepala BPN untuk memeriksa ulang 6 sertifikat tanah yang sudah diterbitkan. 

Menanggapi itu, Kapolres AKBP Edwin meminta kepada warga untuk bersabar menunggu persoalan hukum ini berlangsung. Ia berjanji akan selalu mendampingi masyarakat dalam memperjuangkan haknya. 

Senada, Kajari Dwi mengatakan, persoalan mafia tanah merupakan perhatian Kejaksaan Agung berkoordinasi dengan Kejati Lampung. Khusus masalah Malangsari, katanya, sudah dibentuk tim untuk menindaklanjutinya.

"Permasalahan ini tidak berhenti dan ditangani langsung di Kejagung, nanti kita akan kawal bersama Bang Tobas," pungkasnya.