DPRD Lampung Dorong Polda Tangani Tambak Udang Di Cukuhbalak

Wahrul Fuazi Silalahi/Ist
Wahrul Fuazi Silalahi/Ist

Anggota DPRD Tanggamus merekomendasi penutupan tambak udang perusak lingkungan, setelah bersama Tim Dinas LHPK melakukan investigasi perusahaan tambak udang di Kecamatan Cukuhbalak, Jumat (24/7) silam. Namun, sampai saat itu tak ada realisasi rekomendasi itu.


Hal itu memantik reaksi Ketua Komisi 2 DPRD Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi. Melalui pesan WhatsApp, Legislator Nasdem ini mengatakan, kasus seperti ini banyak mereka temukan para pelaku usaha tambak seolah bermain-main dalam melakukan usahanya.

Seperti belum ada izin tapi perusahaan sudah produksi, efeknya rusaknya bibir pantai dan bentangan alam, juga masyarakat sekitar tambak.

"Kita tidak mau negara kalah dalam hal ini, karenanya saya minta pihak kepolisian dalam hal ini Polda Lampung, khususnya Dirkrimsus turun dan policeline tambak yang dimaksud kalau benar tidak ada izinnya," tegas Wahrul, Selasa (26/10).

Dia juga mengatakan, terkait rekomendasi DPRD Tanggamus untuk menutup tambak udang perusak lingkungan, dia mengimbau Pemkab Tanggamus mengindahkan laporan masyarakat.

Jangan kemudian pemda memberikan ruang untuk mengurus izin, sedangkan giat produksi sudah dilakukan.

“Inikan pembangkangan namanya, di mana ketegasannya, karena semuanya sudah diatur dalam UU Lingkungan Hidup,” tutupnya.