DPRD Metro Dukung HMI Tolak Omnibus Law

DPRD Kota Metro Dukung aksi HMI Kota Metro tolak UU Omnibus Law/Foto Dedi
DPRD Kota Metro Dukung aksi HMI Kota Metro tolak UU Omnibus Law/Foto Dedi

DPRD Kota Metro mendukung penolakan HMI setempat terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja menjelang salat zuhur di gedung Dewan setempat, Senin (12/10).


"Saya secara pribadi sebagai ketua DPRD, sangat mengapresiasi dan mendukung pergerakan kawan-kawan HMI," kata Ketua DPRD Kota Metro M. Tondi Nasution.

Wakil rakyat dari Partai Golkar itu juga menyatakan dengan para anggota Dewan yang lain akan menyampaikan penolakan terhadap UU Cipta Kerja ke DPR RI dan Pemerintah Pusat.

Aksi HMI Kota Metro tolak UU Omnibus Law/Foto Dedi

Aksi sempat nyaris ricuh ketika para mahasiswa memaksa ingin masuk Gedung DPRD Kota Metro. Aparat kepolisian dan Satpol PP berusaha menahan para mahasiswa.

Mahasiswa juga membakar ban. DPRD Kota Metro lalu mengizinkan wakil mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya kepada wakil rakyat di dalam aula rapat DPRD Kota Metro.

Pada waktu yang hampir bersamaan, PMII Kota Metro juga menggelar aksi penolakan UU Omnibus Law di DPRD setempat.

Kedua aksi mengritik UU Omnibus Law Cipta Kerja yang menurut para mahasiswa menabrak ketentuan hukum dan merugikan masyarakat. 

Aksi HMI Kota Metro dengan DPRD setempat soal UU Omnibus Law/Foto Dedi

Lampung Utara

Di Kabupaten Lampung Utara, pada saat bersamaan, para mahasiswa yang terhimpun dalam IMM, PMII, dll juga aksi tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Aksi yang nyaris ricuh akibat para mahasiswa setempat berusaha masuk gedung DPRD Lampung Utara dan ditahan oleh aparat kepolisian dan Satpol PP setempat.

Jelang salat zuhur, suasana berangsur mereda, kedua pihak saling menahan diri.  DPRD Lampung Utara akan menyatakan sikap setelah salat zuhur siang ini.

"Gak bakal chaos, terkendali, sekelek unyen," ujar seorang peserta aksi kepada Kantor Berita RMOLLampung.