Dramatis, Harimau Sumatera di Lambar Dievakuasi Setelah Terperangkap di Kebun Kopi

•PERISTIWA
externalexternalexternalexternal
Dramatis, Harimau Sumatera di Lambar Dievakuasi Setelah Terperangkap di Kebun Kopi
Satuan Tugas (Satgas) yang tergabung dari TNI, Polri, Polhut dan Satpol-PP dibantu oleh masyarakat setempat serta aparat Pekon saling bahu membahu menggotong Harimau/Sony

Article Header Image Seekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang terperangkap di kandang jebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung Bengkulu, berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan di Pemangku Kali Pasir, Pekon (Desa) Sukabumi Kecamatan Batu Brak, Rabu (29/10/2025)

Harimau tersebut terperangkap kandang jebak yang berada di kebun kopi milik warga setempat, yang berbatasan langsung dengan hutan konservasi tempat habitat hewan tersebut berasal.

Proses evakuasi berjalan dramatis. Satuan Tugas (Satgas) yang tergabung dari TNI, Polri, Polhut dan Satpol-PP dibantu oleh masyarakat setempat serta aparat Pekon saling bahu membahu menggotong Harimau tersebut menggunakan tandu.

Sebelum dilakukan evakuasi, Harimau tersebut sempat dibius terlebih dahulu oleh dokter hewan dan Polhut yang berasal dari BKSDA.

Ketua Satgas konflik antar manusia Harimau Letkol Inf Rizky Kurniawan yang juga Dandim 0422 Lampung Barat, mengatakan bahwa evakuasi tersebut berjalan lancar tanpa ada hambatan.

“Hari ini kami berhasil mengevakuasi satu ekor Harimau yang sudah kita tangkap kemarin di kandang jebak yang kita letakkan di Pekon Sukabumi Kecamatan Batu Brak,” ujarnya

Sebelumnya, kandang jebak tersebut telah di pasang sejak tanggal 20 September lalu, Lanjut Letkol Inf Rizky Kurniawan, serta dipasang juga kamera trap.

Kita dapat satu ekor, ukurannya cukup besar dengan panjang kurang lebih 150 cm dan inj adalah Harimau yang masuk ke lahan perkebunan milik warga,” tuturnya.

Pasalnya, pada bulan Juli lalu sempat terjadi konflik antara manusia dan Harimau yang menewaskan warga setempat di satu desa yang sama tetapi beda titik kejadian.

“Kita berharap untuk yang kita dapatkan ini adalah si pelaku atau Harimau yang kemarin pernah menyerang warga setempat,” bebernya.

Menurut, Dandim lokasi tersebut sebelumnya telah teridentifikasi adanya jejak Harimau sehingga diletakkan kandang jebak tempat ditemukannya tanda-tanda keberadaan harimau itu.

“Maka kami putuskan untuk meletakkan kandang jebak ditempat perlintasan tersebut jadi tempat untuk kita letakkan kandang ini bukan berada di dalam hutan kawasan,’’ kata dia.Article Image

Editor : Faiza Ukhti Annisa

Kata Kunci


Berita Terkait