Dua Batalyon Marinir Lampung Terbang Ke Jakarta

Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi/Foto Brigif 4/M
Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi/Foto Brigif 4/M

Dua batalyon prajurit Marinir TNI Angkatan Laut dari Lampung terbang dari Bandar Udara Raden Inten II menuju Bandar Udara Halim Perdana Kusuma terkait pengamanan aksi Omnibus Law.


Sebanyak 600 prajurit diterbangkan pakai Pesawat Hercules Tipe A.1319 milik TNI Angkatan Udara. Mereka berasal dari gabungan Batalyon Infanteri 7 Marinir serta dari Batalyon 9 Marinir.

Kedua batalyon itu masing-masing dipimpin oleh Letnan Kolonel Marinir Budi Wijani sebagai komandan Yonif 7 Marinir dan Letkol Marinir James Munthe sebagai komando Yonif 9 Marinir.

Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi menyampaikan beberapa pesan dari Komanda Korps Marinir TNI, Mayor Jenderal TNI Suhartono agar para prajurit utamakan keselamatan dan patuhi protokol Covid-19.

Kolonel Nawawi juga meminta para prajurit tidak mudah terpancing provokasi apalagi sampai adu domba sesama aparat TNI-Polri.

Dia juga berpesan agar para prajuritnya tidak berlebihan berbangga hati terhadap sanjungan masyarakat maupun pihak demonstran yang dapat membuat lengah dalam pelaksanaan tugas pokok. 

Kolonel Nawawi mengingatkan prajuritnya tidak arogan karena yang dihadapi adalah saudara sendiri, bukan musuh. "Pegang teguh 8 wajib TNI dan Sumpah Prajurit," tandasnya.

Hadir pada pelepasan, Jumat (9/10), tersebut Wadan Brigif 4 Marinir/BS Letkol Marinir Abidin, Pasintel Letkol Marinir Suci Purnom, Pasops  Letkol Marinir Isna Muhsin, Paspers Letkol Marinir Munshif Abror, Ka Akun Letkol Laut (S) Heru Suncoko, Komandan Yonif 7 Marinir Letkol Marinir Budi Wijani, Komandan Yonif 9 Marinir Letkol Marinir James Munthe dan Komandan Lanud P. Bunyamin Letkol PNB Ronal.