Dua Kelurahan di Kedaton Bandar Lampung Masih BABS

Sanitarian Puskesmas Kedaton, Selvi Permatasari/Tuti
Sanitarian Puskesmas Kedaton, Selvi Permatasari/Tuti

Di Kecamatan Kedaton terdapat dua kelurahan yang masih buang air besar sembarangan (BABS) atau tidak memiliki septic tank. Dua kelurahan yakni Kedaton dan Penengahan. 


Sanitarian Puskesmas Kedaton, Selvi Permatasari mengatakan dari tujuh kelurahan terdapat dua kelurahan yang BABS. Kedua tersebut memiliki toilet setiap rumahnya, namun pembuangan tinja dialirkan ke sungai. 

"Seperti aliran sungai di samping Mall Boemi Kedaton itu digunakan untuk mengalirkan tinja. Begitu juga dengan sungai dekat makam pahlawan digunakan warga untuk aliran tinja," kata Selvi, Sabtu (19/11). 

Menurutnya, sejak ia bekerja di Puskesmas Kedaton sejak 2015 hingga sekarang tak henti-henti mengimbau masyarakat agar ODF. Namun tak punya dana dan lahan menjadi alasan untuk tidak membuat septic tank yang kedap. 

"Kami setiap tahunnya rutin melakukan pembinaan pemicuan STBM (sanitasi total berbasis masyarakat). Tapi sampai saat ini belum ada progres pengurangan, hanya satu warga bertambah ODF," ujarnya. 

Lebih lanjut, Ia telah menyarankan untuk mengusulkan proposal ke dinas pekerjaan umum untuk membangunkan IPAL komunal. Namun tidak ada lahan yang mau dihibahkan untuk membangun IPAL komunal. 

"Kami akan terus berusaha, target kami akan ada perubahan. Ada beberapa lurah memberikan punismen kalau keluarga tidak punya septic tank maka tidak bisa mengurus keperluan di kelurahan," jelasnya.