Dua Malam Berturut, 15 Gajah Masuk Ladang Jagung di Lampung Timur

Kerusakan ladang jagung akibat gajah/ist
Kerusakan ladang jagung akibat gajah/ist

Sekitar 15 ekor gajah masuk ke ladang jagung di Desa Tanjung Kesuma, Tegal Yoso dan Tegal Ombo, Lampung Timur. Terhitung sudah dua malam yakni Sabtu-Minggu (23-24/7) gajah masuk ke ladang. 


Ketua Satgas konflik manusia gajah (KMG), Edi Soleman mengatakan sekitar 250 meter persegi lahan jagung rusak dimakan gajah. Biasanya gajah akan masuk sekitar pukul 18.00 WIB. 

"Kami bersama mitra TNWK yakni NMP dan ERU menghalangi gajah dengan menghidupkan petasan agar kerusakan tidak besar. Jika gajah sudah makam maka akan susah untuk diusir. Paling jika sudah kenyang baru mau pergi," kata Edi, Minggu (24/7). 

Menurutnya, dekatnya perladangan warga dengan TNWK yakni 500 meter memudahkan gajah untuk menghabiskan ladang jagung. Diperkirakan kerusakan per m masuk sekitar Rp2 juta. 

"Kemungkinan akan terus masuk hingga tanaman jagung habis dan kami tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa menghela dengan petasan yang terbatas," ujarnya. 

Ia berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembuatan tanggul agar gajah tidak bisa masuk lagi ke perladangan maupun kampung warga. 

"Rencananya sih akan dibuatkan tanggul bulan Agustus. Mudah-mudahan segera terealisasi," jelasnya.