Dugaan Korupsi DD Bernung, Inspektorat Kembali Turunkan Tim Investigasi

Kepala Inspektorat Pesawaran, Singgih Pebrianto/ Rama
Kepala Inspektorat Pesawaran, Singgih Pebrianto/ Rama

Dugaan korupsi Dana Desa (DD) Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran yang dilakukan Kepala Desa setempat Deswan, yang mencapai ratusan juta rupiah terus berlanjut.


Inspektorat Pesawaran kembali menurunkan Tim Investigasi untuk menyelidiki dugaan kerugian negara setelah menerima laporan masyarakat dan LSM BANKI beberapa waktu waktu yang lalu.

Kepala Inspektorat Pesawaran, Singgih Pebrianto menegaskan pihaknya akan bekerja secara profesional dan objektif dalam menyelidiki laporan masyarakat tersebut.

"Saya sudah memerintahkan Tim Investigasi untuk kembali turun ke Desa Bernung memeriksa dugaan korupsi tersebut," tegas Singgih, Rabu (22/6) melalui sambungan telepon.

Ia meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu hasil kerja dari Tim Investigasi Inspektorat Kabupaten Pesawaran di lapangan.

"Biarkan Tim kami bekerja, karena masih ada beberapa hal yang perlu diselidiki agar lebih spesifik lagi dugaan pelanggarannya," ujarnya.

Menurutnya, Inspektorat merupakan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang sifatnya melakukan pengawasan dan pembinaan.

"Jika tidak bisa dibina, dan ditemukan kerugian negara akan segera kami limpahkan ke aparat penegak hukum," kata dia.

Sementara, Ketua DPP LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) Randy Septian mengaku akan terus mengawal kasus dugaan korupsi Kades Bernung Deswan sampai menemui titik terang.

"Ya, harus terang benderang, kita serap keluhan masyarakat Desa Bernung dan sudah melakukan investigasi sebelum pelaporan, jadi akan kita kawal terus," tegas Randy.

Ia mengatakan, pihaknya mengaku siap membantu Inspektorat Kabupaten Pesawaran dalam menguak fakta dugaan korupsi tersebut agar terang benderang.

"Kita bantu, jika dibutuhkan data dan fakta lain di lapangan kita siap bersinergi dan berkolaborasi, agar terang benderang, ini semua demi kemaslahatan masyarakat Deaa Bernung dalam hal pembangunan desa," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Inspektorat Pesawaran terkesan lamban tindaklanjuti laporan dugaan korupsi yang dilakukan Deswan, oknum Kepala Desa (Kades) Bernung Kecamatan Gedong Tataan.

Hal itu dikarenakan, laporan dugaan korupsi tersebut hingga kini belum ada perkembangan dari tindaklanjut yang dilakukan Inspektorat Pesawaran.

Kepala Inspektur Inspektorat Kabupaten Pesawaran Singgih Pebrianto diwakili Sekertaris Inspektorat Aseva Bakhria mengatakan, laporan dugaan korupsi tersebut baru diterima dan baru akan dilakukan telaah kasus.