Dugaan Penipuan, Polresta Segera Panggil yang Terlibat Muscab Demokrat Se-Lampung 

Kompol Denis Arya Putra/ Ist
Kompol Denis Arya Putra/ Ist

Polresta Bandar Lampung segera menindaklanjuti laporan dugaan penipuan oleh Panitia Muscab Partai Demokrat Se-Lampung terhadap bakal calon Ketua DPC Kota Metro, Sudarsono.


Kasatreskrim Polresta Kompol Denis Arya Putra, Jumat (23/9) membenarkan adanya laporan tersebut yang tertuang dengan surat tanda bukti lapor nomor: LP/B/2258/IX/2022/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/ POLDA LAMPUNG tertanggal 22 September 2022.

Kasat mengatakan, pihaknya akan meminta keterangan beberapa orang yang terlibat dalam proses Muscab tersebut.

Sebelumnya, Sudarsono merasa menjadi korban dugaan penipuan oleh Panitia Muscab yang diketuai oleh Hanifal. Sebab, mantan Ketua DPC Demokrat Metro itu mengaku tidak pernah dipanggil untuk diverifikasi.

Lantaran hingga 6 bulan pasca muscab tak juga ada penjelasan soal tidak adanya verifikasi, Sudarsono yang juga mantan Ketua DPRD Metro 2 periode, akhirnya menempuh jalur hukum.

Sudarsono yang kini Ketua DPD Gerindra Metro, melalui Advokat Fajar Arifin, SH melaporkan dugaan penipuan oleh Panitia Muscab ke Polresta Bandar Lampung, Kamis (22/9).

Advokat dari Kantor Pengacara Fajar Arifin dan Rekan ini memaparkan, kliennya memiliki bukti penyerahan uang secara langsung Rp500 ribu. Juga, mengantongi bukti transfer Rp25 juta. Semua ditujukan kepada Panitia Muscab dengan staf sebagai penerimanya.

"Apa dasarnya klien kami tidak diverifikasi, padahal sudah membayar kewajiban pembiayaan musda dan melengkapi berkas persyaratan lainnya. Jika diverifikasi saja tidak, bagaimana akan ditetapkan sebagai calon ketua pada muscab itu?" kata Fajar Arifin usai melapor ke Polresta.