Dugaan Penipuan, Seorang Anggota DPRD Pesawaran Dipolisikan Rekannya dari Sesama Partai Hanura

Lambang Partai Hanura/ Ist
Lambang Partai Hanura/ Ist

Seorang Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dari Partai Hanura, Supriyadi resmi dilaporkan ke Polres Pesawaran dengan dugaan tindak pidana penipuan.


Laporan tersebut tertuang dalam surat laporan bernomor LP/B/381/VI/2022/SPKT/POLRES PESAWARAN/ POLDALAMPUNG tertanggal 15 Juni 2022.

Supriyadi melakukan dugaan tindak pidana penipuan tersebut terhadap Rohman, sesama rekan di DPRD Pesawaran dari partai yang sama.

Rohman mengatakan pelaporan tersebut terkait persoalan hutang piutang yang dilakukan Supriyadi terhadap dirinya hingga merugi sebesar Rp105 juta.

"Itu masalah hutang piutang, karena awalnya pada 30 Desember 2020, Supriyadi meminjam uang kepada saya sebesar Rp105 juta, dengan alasan untuk membayar hutang ke kawannya," kata Rohman melalui sambungan telepon, Jumat (8/7).

Dikatakannya, sudah hampir dua tahun uang tersebut tidak dikembalikan, dan Supruyadi justru terkesan menghindar dari tanggungjawab, hingga akhirnya Rohman melaporkan persoalan tersebut ke Polres Pesawaran.

"Setelah pinjaman itu kami masih sering komunikasi, namun makin kesini, dia (Supriyadi, Red) hanya berjanji terus dan mulai menghindar, bahkan komunikasi kami terputus dan dia sulit untuk dihubungi," ujarnya.

"Saya juga lama tidak ketemu dengan dia, dan dia juga jarang masuk kantor. Karena menurut saya dia tidak kooperatif makanya saya langsung melaporkan ke pihak kepolisian," timpalnya.

Sementara, oknum Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Partai Hanura Supriyadi, ketika dihubungi di nomor handphone 0857694x-xxxx dalam keadaan tidak aktif.