Edwin Hanibal Akan Dimakamkan Di TPU Pengajaran

Rumah Sakit Bumi Waras, Selasa (12/1), pukul 22.29 WIB/Wahrul Fauzi Silalahi
Rumah Sakit Bumi Waras, Selasa (12/1), pukul 22.29 WIB/Wahrul Fauzi Silalahi

Hingga jelang tengah malam ini, Selasa (12/1), pukul 22.29 WIB, almarhum Edwin Hanibal, mantan ketua KPU Provinsi Lampung 2008-2012, masih di RS Bumi Waras, Kota Bandarlampung.


Edwin yang kini salah satu kuasa hukum Paslon No3 Pilbup Lampung Tengah, Nessy Kalviya-Imam meninggal dunia positif Covid-19, Selasa (12/1), pukul 20.15 WIB.

Teman dekat, sesama aktivis hukum dan satu partai, anggota DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi, masih berusaha untuk mengawal jenazah almarhum.

"Belum dapat akses masuk," ujar Wahrul di depan RS Bumi Waras kepada Kantor Berita RMOLLampung. 

Menurut Fahrul, almarhum rencana dimakamkan dengan prokes Covid-19 di TPU Pengajaran, dekat rumahnya, Jl.W.Monginsidi, Gg.Husein No.32, Kelurahan Pengajaran, Kecamatan Telukbetung Utara.

Warga dan keluarga berembuk soal salat gaib untuk almarhum Edwin Hanibal/Rima Akat Shah

Malam ini, warga dan keluarganya tengah menyiapkan salat gaib di Masjid Nurul Iman dekat kedialam almarhum.

Menurut Wahrul, Edwin Hanibal masul RS Bumi Waras setelah enam hari isolasi mandiri di rumahnya. Sabtu (9/1), almarhum masuk RS Bumi Waras.